Ratusan Pemilik Warung Kelontongan di Garut Masuk Sistem Ritel Terencana Bersama Paguyuban SRC - Kilas Garut News

Ratusan Pemilik Warung Kelontongan di Garut Masuk Sistem Ritel Terencana Bersama Paguyuban SRC

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 26 November 2023 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengajak pemilik warung kelontong di Kabupaten Garut untuk bergabung dengan Sampoerna Retail Community (SRC) guna meningkatkan manajemen jual-beli. Pada Jumpa Paguyuban SRC Garut, Rudy menyampaikan pentingnya bergabung dalam sistem terencana untuk menghindari penjualan barang kadaluarsa dan memastikan manajemen yang efisien.

“Nah makanya ibu-ibu, bergabunglah dalam satu sistem yang terencana, karena apa? Masyarakat jangan diberikan barang yang kadaluarsa, jadi kalau (melalui) SRC itu dia kan punya manajemen, yang penting cash tidak nganjuk, cash itu tidak memberikan beban,” ujar Rudy ketika memberikan sambutan dalam acara Jumpa Paguyuban SRC Garut, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/11/2023).

SRC, sebagai jaringan toko kelontong terbesar di Indonesia, memberikan dukungan berkelanjutan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan ekosistem terkoneksi. Bupati Garut menyambut baik kehadiran SRC di Kabupaten Garut, menilai perusahaan ini memiliki kepedulian terhadap UMKM, khususnya warung kelontong di Kabupaten Garut.

Bupati Rudy Gunawan mengapresiasi dukungan dari SRC kepada lebih dari 2.015 outlet di Kabupaten Garut. Ia menekankan bahwa kehadiran SRC di Pendopo Garut menandakan kualitas perusahaan yang baik dan memiliki kepedulian terhadap UMKM.

Baca Juga :  Endog Lewo, Camilan Legendaris Garut yang Kini Diakui Sebagai Warisan Budaya

“Nah oleh sebab itu, kenapa ada SRC didukung oleh Pemda Garut, diperbolehkan untuk berpromosi di sini, karena SRC dianggap sangat baik di Kabupaten Garut, sebab kalau abal-abal tidak boleh masuk Pendopo, jadi SRC itu bukan kaleng-kaleng ya, ini adalah perusahaan sangat besar, mempunyai kepedulian,” ucapnya.

Ketua Panitia Jumpa Paguyuban SRC Garut, Irma Nirmala, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap sebulan sekali antar kecamatan. Tujuannya adalah selain memperkuat silaturahmi, dan sharing session, juga memberikan pelatihan kepada pemilik outlet SRC.

“Karena di SRC itu ada kayak semacam kegiatan “kuliah ngawarung”, kemudian memang ada kerjasama lagi dengan sponsor-sponsor yang masuk, dan ada pemaparan-pemaparan dari sponsor,” tutur Irma.

Jumpa Paguyuban SRC Garut, kata Irma, memberikan banyak manfaat, termasuk pelatihan cara berdagang, tata tampilan barang, pelayanan, pengadaan barang, hingga penetapan harga jual. Pemilik warung kelontong yang bergabung dengan SRC juga mendapatkan keuntungan, seperti keringanan harga untuk konsumen dan fasilitas jasa antar melalui aplikasi.

Baca Juga :  Polsek Banjarwangi Polres Garut Cek Ketersediaan Minyak Goreng

“Jadi bisa menggunakan aplikasi, karena SRC sekarang sudah mempunyai aplikasi yang bisa diakses langsung oleh konsumen, jadi konsumen cukup order via aplikasi, cukup duduk di rumah saja nanti kita kirim,” imbuhnya.

Irma Nirmala menegaskan bahwa ke depan, SRC Garut akan memperkuat kerjasama dengan supplier yang ingin bergabung, meningkatkan manajemen, dan kualitas layanan untuk konsumen. Ia berharap SRC terus memberikan manfaat bagi warga sekitar dan terus berkembang ke arah yang lebih baik.

“Kita sih lebih me-manage itu lagi, dan lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanan untuk konsumen seperti itu,” tandasnya.

Jumpa Paguyuban SRC Garut dihadiri oleh Manajer Regional Retail Executive PT. HM Sampoerna Tbk, Benny Sam, serta kurang lebih 700 pemilik outlet SRC di Kabupaten Garut. Acara ini menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara SRC, pemilik warung kelontong, dan konsumen di Kabupaten Garut. (Deden Kurnia*).

 

Berita Terkait

Bupati Garut Ingin Produk Lokal Jadi Oleh-Oleh Wajib di Setiap Event Besar
Polres Garut Serap 17,75 Ton Jagung, Bukti Nyata Dukung Petani Lokal
Koperasi Produsen Pasirkiamis Sejahtera Audiensi ke Dinas Koperasi Jabar, Bahas Program Pembinaan 2027
Dukung MBG dan Pro SN, Bupati Garut Serius Kembangkan Koperasi Merah Putih
Keluhan Warga di Medsos Berbuah Sidak, Wakil Bupati Garut Turun ke Pasar Andir Cek Harga LPG
Harga Lebih Murah dari Pasar Gerakan Pangan Murah Polres Garut Diserbu Warga
Kapolres Garut Pimpin Gerakan Pangan Murah, Cabai hingga Beras Dijual di Bawah Harga Pasar
Sinergitas TNI-POLRI Bersama Forkopimcam Cek Harga Sembako di Pasar Wisata Samarang
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:37 WIB

Bupati Garut Ingin Produk Lokal Jadi Oleh-Oleh Wajib di Setiap Event Besar

Rabu, 15 April 2026 - 11:33 WIB

Polres Garut Serap 17,75 Ton Jagung, Bukti Nyata Dukung Petani Lokal

Sabtu, 11 April 2026 - 08:18 WIB

Koperasi Produsen Pasirkiamis Sejahtera Audiensi ke Dinas Koperasi Jabar, Bahas Program Pembinaan 2027

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:15 WIB

Dukung MBG dan Pro SN, Bupati Garut Serius Kembangkan Koperasi Merah Putih

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:02 WIB

Keluhan Warga di Medsos Berbuah Sidak, Wakil Bupati Garut Turun ke Pasar Andir Cek Harga LPG

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!