PW IPARI Provinsi Jawa Barat Gelar Porseni Harmoni Beragama ke-III Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Garut - Kilas Garut News

PW IPARI Provinsi Jawa Barat Gelar Porseni Harmoni Beragama ke-III Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Garut

Avatar photo

- Reporter

Senin, 16 Desember 2024 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Harmoni Beragama Penyuluh Agama ke-III Tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di GOR Bela Diri, SOR RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (16/12/2024).

Porseni ini berlangsung selama satu hari, yang diikuti oleh peserta dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Adapun cabang perlombaan di antaranya yaitu paduan suara dan cabang pertandingan di antaranya yaitu tenis meja, bulu tangkis putra dan putri, catur, dan bola voli.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Garut, dr. Maskut Farid, menyampaikan bahwa Kabupaten Garut menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Porseni bagi para penyuluh agama se-Jawa Barat.

“Tadi dimaksudkan salah satu di antaranya adalah di samping ada kegiatan Porseni, mereka ingin mengeratkan silaturahmi di antara seluruh penyuluh di Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, bahwa para penyuluh agama memiliki tugas yang berat, di mana banyak program pemerintah yang dilaksanakan oleh para penyuluh agama, mulai dari moderasi beragama, penanganan stunting, hingga edukasi bahaya judi online.

Baca Juga :  Pangdam III/Slw Pimpin Sertijab Pejabat Kodam

Terakhir, ia menginginkan adanya sinergitas antara Kantor Kementerian Agama baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dengan pemerintah daerah, sehingga dapat tercipta kedamaian dan keamanan serta pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.

“Karena kalau kita banyak masalah, banyak tidak damai nanti pembangunan akan terbengkalai dan nanti rugi semuanya juga masyarakat Garut,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Jajang Apipudin, bahwa Porseni ini merupakan suatu langkah yang baik dari para penyuluh agama yang digagas oleh PW IPARI Provinsi Jawa Barat. Ia mengutip sebuah pepatah, yang mengatakan bahwa di dalam tubuh kuat terdapat jiwa yang kuat.

“Jadi memang ketika kita dianugerahkan sebuah akal, apabila tidak ditopang dengan tubuh yang sehat, tubuh yang kuat maka kita tidak akan memfungsikan akal tersebut secara maksimal,” katanya.

Jajang mengapresiasi pelaksanaan Porseni yang diselenggarakan oleh IPARI. Ia menilai bahwa kegiatan ini merupakan sebuah usaha dalam rangka menyehatkan jiwa raga dalam bentuk pertandingan baik yang bersifat individu maupun bersifat tim.

Baca Juga :  Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas Polres Garut Gencar Lakukan Patroli Dialogis

“Semua ini tentu akan mengarahkan kepada kita kebersamaan, kemudian juga menjunjung tinggi aturan-aturan di dalam kegiatan tersebut,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Ketua PW IPARI Provinsi Jawa Barat, Ujang Tohidin, menerangkan bahwa IPARI merupakan salah satu wadah organisasi profesional yang lahir pada 26 Mei 2023. Ia mengatakan, bahwa saat ini masyarakat beragama telah dihadapkan dengan berbagai tantangan terutama tantangan pembangunan di bidang keagamaan.

“Sehingga penyuluh harus hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai khadimul ummat dan khadimul ulama. Dan memberikan pencerahan serta solusi pada masyarakat terkait persoalan keagamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa para penyuluh harus menjadi tauladan serta bermanfaat bagi masyarakat banyak. Di samping itu, lanjutnya, penyuluh juga harus menjadi pemersatu umat, penggerak moderasi beragama, penjaga ukhuwah islamiyah, dan yang lainnya.

“Ini semua sebagai perwujudan dari manifestasi moderasi beragama. IPARI bukan hanya milik orang Islam, IPARI milik semua beragama, maka bangun IPARI dengan moderasi beragama,” tandasnya.(Agus).

Berita Terkait

Dari Jalan Raya ke Tengah Warga, Satlantas Polres Garut Tebar Kepedulian di HUT Lantas ke-71
BPJS PBI Garut Masih Digodok, Dinsos Pastikan Warga yang Butuh Tetap Difasilitasi
HPSI Gadjah Putih Berduka, Hj. Komariah Sosok Keluarga Pendiri Telah Tiada
HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah
Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing
Dua Jenazah Korban Tragedi Virgo Transport 8 Tiba di Karangpawitan, Keluarga dan Warga Tak Kuasa Menahan Air Mata
Polres Garut Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kapal Virgo 8, Upaya Identifikasi Terus Dilakukan
Kapolres Garut Tak Sekadar Datang Takziyah, Buka Akses Kerja Untuk Keluarga 22 Korban KMP Virgo
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:29 WIB

Dari Jalan Raya ke Tengah Warga, Satlantas Polres Garut Tebar Kepedulian di HUT Lantas ke-71

Senin, 21 September 2026 - 10:37 WIB

BPJS PBI Garut Masih Digodok, Dinsos Pastikan Warga yang Butuh Tetap Difasilitasi

Minggu, 20 September 2026 - 11:11 WIB

HPSI Gadjah Putih Berduka, Hj. Komariah Sosok Keluarga Pendiri Telah Tiada

Jumat, 18 September 2026 - 17:21 WIB

HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah

Jumat, 18 September 2026 - 13:26 WIB

Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!