Putri Tantia Anggota DPRD Garut Soroti Dana DSP - Kilas Garut News

Putri Tantia Anggota DPRD Garut Soroti Dana DSP

Avatar photo

- Reporter

Senin, 1 Agustus 2022 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Seorang anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Demokrat Putri Tantia terus melakukan berbagai strategi dan langkah -langkah preventif dengan terus mengawasi terkait apa yang saat ini terjadi di dalam Dunia Pendidikan.

Mungkin hal ini sudah menjadi Tugas Pokok dan Fungsi ( Tupoksi ) Komisi IV Anggota DPRD Garut untuk mengawasi terkait hal yang berhubungan dengan dunia Pendidikan, Mulai dari Ijazah yang ditahan pihak Sekolah, hingga permasalahan-permasalah lainnya seputar Dunia Pendidikan.

Seperti salah satunya Dana sumbangan Pendidikan (DSP) menurut Putri Tantia itu sumbangan bukan pungutan.

DSP (Dana Sumbangan Pendidikan) itu Sumbangan bukan Pungutan.”, ujar Putri pada saat diwawancarai sejumlah awak media diruang kerjanya. Senin, 01/08/2022.

Baca Juga :  Bupati Garut Meyakini Politik Sekadar Rivalitas Ketika Pemilu Saja

Dikatakan Putri, disitu seluruh elemen Masyarakat khususnya Aktifis, para Pewarta tidak boleh diam saja. Tolong bantu awasi Sekolah yang menerapkan dana DSP yang tinggi.

” Tugas Kita semua untuk mengawasi penerapan dana DSP, apalagi menerapkan DSP yang tinggi, harus diawasi.”, katanya.

Lanjut Putri,”Untuk sekolah di tingkat SLTA yang beraplisiasi dengan Dinas Pendidikan, baik Negeri maupun Swasta semuanya sudah mendapatkan fasilitas pembiayaan dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi dalam Bentuk BOS ( Rp.1,5jt s/d Rp.3,5 jt per siswa/ tahun) dan BOPD ( Rp.145 rb/bulan = Rp.1,740 rb.).

” Dengan adanya uang tersebut di luar bantuan Infrastruktur berbentuk Pembangunan RKB dan lain-lain.”,imbuhnya

Meenurut Putri, ” Lalu untuk kebutuhan apa lagi peruntukannya dengan yang namanya DSP.

Baca Juga :  Kapolsek Karangpawitan Pastikan Tidak Ada Pemotongan Dalam Penyaluran Bansos BPNT, BBM dan PKH

Terus untuk semacam adanya Gaji Guru dan Tunjanganya sudah ditanggung oleh pihak Pemerintah, Begitupun untuk kebutuhan gaji Honorer yang keseluruhannya akan berstatus PPPK, Gajinya juga jelas – jelas di tanggung oleh Pemerintah.

” Lantas mau alasan atau dalih seperti apalagi, sehingga sering terdengar dengan adanya sekolah yang menahan Ijazah Siswa ,” ungkapya.

Putri menyebutkan bahwa IPM Garut sangat rendah dan salah satu penyebabnya adalah Mahalnya Biaya Pendidikan, Sehingga minat masyarakat meneruskan sekolah secara otomatis menjadi sangat rendah.

“Maka dari itu, Tolong Awasi dan Kritisi Sekolah yang menerapkan DSP Mahal dan Tinggi.”, tanda.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak
Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa
Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP
Polres Garut Kini Punya SPKLU, Sinergi dengan PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Berita ini 360 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak

Selasa, 1 September 2026 - 00:28 WIB

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!