PPKM Darurat: ACT Garut Luncurkan Program Selamatkan Garut Dengan Wakaf Untuk Perangi Covid-19 - Kilas Garut News

PPKM Darurat: ACT Garut Luncurkan Program Selamatkan Garut Dengan Wakaf Untuk Perangi Covid-19

Avatar photo

- Reporter

Senin, 12 Juli 2021 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Sudah 2 tahun pandemi covid-19 menerpa negeri tercinta, yang mengakibatkan dampak yang cukup luar biasa dibeberapa lini, bukan hanya dibidang kesehatan, namun juga dibidang sosial dan ekonomi. Belum lagi dengan kebijakan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat( PPKM) semakin banyak warga yang merasakan kekurangan pangan karena aktivitas dibatasi.

Melihat Fenomena ini, Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap Garut (ACT) melaunching program “Indonesia darurat Solidaritas,Selamatkan Garut dengan Wakaf untuk perangi Covid-19”

“Setelah PPKM dilaksanakan, kami lebih serius dan ikut ambil peran membersamai masyarakat Kabupaten Garut dalam masa sulit ini. Hari pertama PPKM kami sudah distribusikan ratusan kilo beras wakaf dan air minum wakaf, kami juga melakukan penyemprotan desinfektan, pembagian masker, hingga melakukan promosi kesehatan kebeberapa kecamatan di Kabupaten Garut dari pelosok Garut Selatan sampai ke pelosok Garut Utara. Meskipun belum merata dikarenakan keterbatasan kami mencari data yang terpapar covid-19 dan yang lainnya.Hinga akhirnya ACT Garut hari ini melauncing Program “Indonesia Darurat Solidaritas,Selamatkan Garut dengan wakaf untuk perangi Pandemi Covid-19.” Terang dani dalam Konfrensi Pers yang diselenggrakan secara online pada Senin,12 Juli 2021.

Baca Juga :  Polres Garut Gelar Salat Gaib Doakan Affan Kurniawan

Dani Juga mengajak Seluruh element masyarakat baik dari level bawah hingga atas untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi Covid-19 yang hingga saat ini masih tinggi angka penulannya.


“Sebenarnya pandemi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun semua warga Garut juga ikut bertanggung jawab. Oleh karena itu, ACT Garut akan ikut berperan melawan pandemi covid-19 dengan membuat beberapa agenda dan strategi untuk solusi sementara. Mulai dari pertama tahap emergency kami akan distribusi beras, air minum, penyemprotan disnfektan, dan pembagian masker. Selanjutnya yang kedua tahap recovery yang ini sedang kami ikhtiarkan karena merupakan pekerjaan yang sangat besar untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut dengan membuat beberapa Program Wakaf Produktif.

Harapannya dengan mempertahankan pangan dapat menjadi kedaulatan pangan dan Garut menjadi kabupaten dermawan. Insya Allah pekerjaan ini akan tercapai jika semua bersinergi untuk membersamai masyarakat Kabupaten Garut.”Tutup DaniSementara itu Head Of Volunter Act Garut, Adi Nugraha yang sering turun ke lapangan, menemukan masih banyak warga Garut yang belum mendapatkan bantuan, terutama keluarga yang Isolasi Mandiri (Isoman) mulai dari tempat yang tidak layak hingga pangan yang kurang.

Baca Juga :  Kebakaran Tiga Rumah Permanen, Polsek Leuwigoong Polres Garut Cek TKP


“Kami mendapatkan banyak sekali laporan dari Relawan MRI sekabupaten Garut tentang keadaan warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah, karena Rumah sakit sudah penuh dan tidak menerima pasien yang bergejala ringan, tentu ini sangat bahaya karena bisa menularkan kesaudara yang terdekatnya. Belum lagi masalah pangan, karena tidak bekerja maka tidak mendapatkan pangan dan ini sangat memperihatinkan” ucap adiMelalui Gerakan Indonesia Darurat Solidaritas, Selamatkan Garut dengan Wakaf untuk perangi Covid-19 ACT akan berikhtiar dan menggalang solidaritas agar warga Garut tidak terpuruk dimasa pandemi.

“Insyaa Allah dari ACT Garut ada beras, air minum serta hewan qurban gratis yang akan dibagikan untuk masyarakat Kabupaten Garut yang membutuhkan, terutama yang isolasi mandiri. Peluncuran program OPERASI PANGAN GRATIS pun dilakukan untuk memberi pesan pada bangsa bahwa dengan solidaritas bersama, insyaa Allah kita mampu melewati ujian ini.” Tutup adi.

Sumber : Humas ACT Garut

Berita Terkait

Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum
Tongkat Komando Kodim 0611/Garut Resmi Berganti, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga Siap Lanjutkan Prestasi dan Perkuat Sinergi dengan Rakyat
Laporan Warga Lewat Call Center 110 Langsung Ditindak, Polisi Sigap Tangani Truk Terguling di Lebak Jero
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Garut Serahkan Rumah Layak Huni kepada Warga Pananjung
Dua Tewas Terpanggang dalam Kebakaran Rumah di Banjarwangi, Satu Korban Alami Luka Bakar
Polisi dan INAFIS Bergerak Cepat Usai Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Malangbong
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, Bupati Garut Ajak Warga Berani Berubah dan Kenalkan Program Garut Berhaji
AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:06 WIB

Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:06 WIB

Tongkat Komando Kodim 0611/Garut Resmi Berganti, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga Siap Lanjutkan Prestasi dan Perkuat Sinergi dengan Rakyat

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:40 WIB

Laporan Warga Lewat Call Center 110 Langsung Ditindak, Polisi Sigap Tangani Truk Terguling di Lebak Jero

Senin, 22 Juni 2026 - 21:29 WIB

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Garut Serahkan Rumah Layak Huni kepada Warga Pananjung

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:50 WIB

Dua Tewas Terpanggang dalam Kebakaran Rumah di Banjarwangi, Satu Korban Alami Luka Bakar

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!