Kilas Garut News-Polsek Talegong menghadiri kegiatan Jambore Satlinmas tingkat Kabupaten Tahun 2022 yang bertempat di Halaman RM Sinar Endah Kampung Pasir Awi RT 04/03 Desa Sukamulya Kecamatan Talegong Kabupaten Garut pada hari Kamis (11/08/2022) pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.
Pelaksanaan Jambore Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) tingkat Kabupaten Tahun 2022 dengan tema “Bersama Solidaritas dan Solidaritas Anggota dalam Penanganan Trantribmas” merupakan upaya yang dilakukan dalam memperkuat silaturahmi dan solidaritas serta untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para anggota Satlinmas dalam pelaksanaan ketertiban dan ketenteraman masyarakat serta terciptanya kondusifitas keamanan dalam upaya perlindungan masyarakat.

Kegiatan Kapolsek Talegong berserta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tersebut dihadiri oleh Kasatpol PP Kabupaten Garut, Forkopincab Kecamatan Talegong dan 30 (Tiga Puluh) orang peserta latihan Linmas se-Kecamatan Talegong Kabupaten Garut.
Kapolsek Talegong IPDA Andri Rismayandi, S.Kom. menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan yang dihadiri berjalan lancar dan kondusif serta tetap menjalankan protokol kesehatan.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut.
(Deden Kurnia*)












