Kilas Garut News–Polsek Pamulihan Gebyar Jalan Sehat dalam rangka semangat memeriahkan HUT RI Ke-77 dengan tema “Tea Walk 2022” tingkat Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut di wilayah hukum Polsek Pamulihan Polres Garut pada hari Rabu (10/08/2022) pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Pamulihan, Kapolsek Pamulihan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta kurang lebih 1000 orang masyarakat Kecamatan Pamulihan untuk ikut serta dalam Gebyar Jalan Sehat tersebut.
“Acara Gebyar Jalan Sehat ini dimulai pada pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai. Arah jalan yang dilewati menempuh sekitar 2,5 km dengan start dan finish wilayah yang sama yaitu di halaman kantor Kecamatan Pamulihan” ujar Kapolsek Pamulihan
Dengan semangat dan antusias dari semua pihak yang terlibat, acara Gebyar Jalan Sehat tersebut melangsungkan diadakannya pelombaan-perlombaan dalam rangka semangat memeriahkan HUT RI Ke-77, dengan berbagai macam hadiah dan doorprize dari mulai Kulkas, TV, Perabotan Rumah Tangga, hingga hadiah utama Sepeda Gunung.
Sampai dengan selesainya acara tersebut dapat terlaksana dengan berbagai kemeriahan dalam situasi aman dan kondusif, serta tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut.
.(Deden Kurnia*).











