KILASGARUTNEWS.id|Pejabat (Pj) Bupati Garut,Drs. H. Barnas Adjidin, M.M., M.M.Pd.telah menerima kunjungan silaturahmi ketua beserta jajaran pengurus.
Dewan Mesjid Indonesia (DMI) kabupaten Garut, Rd H Aas Kosasih Kosasih S.Ag,.M.Si di rumah kediaman PJ Bupati Garut, ruang Pamengkang, Pendopo, jalan Kiansantang, kecamatan Garut kota, kabupaten Garut, Rabu (27/2/2024).
Pj Bupati Garut,Drs.H Barnas Adjidin dalam kunjungan Pengurus DMI Garut ke Pamengkan, Pendopo, Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Ketua dan Jajaran Pengurus DMI Kabupaten Garut untuk bersilaturahmi.
Pertama saya selaku kepala daerah berterima kasih atas silaturahmi yang dilaksanakan antara saya dengan pengurus DMI Kabupaten Garut.”ucap pj Bupati.
Sebentar lagi akan menjelang bulan Ramadhan, nah tentu, ada hal-hal yang harus disiapkan oleh DMI Kabupaten Garut agar supaya penyelenggaraan masjid-masjid dalam rangka bulan Ramadhan itu bisa terlaksana dengan baik. Masjid itu harus bersih, aman, dan kegiatan masjid ini bisa semarak, tidak kosong.
“Nah untuk tidak kosong tentu ada strategi yang harus dilakukan oleh kita semua termasuk DMI kabupaten Garut,”ujarnya.
Barnas menekankan, mesjid ini harus dimakmurkan oleh masyarakat, dan masyarakat itu harus “Ker”dong terhadap mesjid, karena apa ? Hidup Kita tidak akan selamanya maka, yang bisa menyelamatkan adalah perilaku kita termasuk perilaku kita kepada tempat ibadah. Menurutnya, itu yang akan menyelamatkan kita,karena kita mau memelihara, kita mau berpartisipasi terhadap keberadaannya yang tentunya,apabila kita nyumbang sesuatu aja seperti sendal jepit untuk wudhu itu dipakai oleh banyak orang tentu ada amalnya,”ujarnya
Alhamdulillah kita sudah satu pandangan terhadap penyiapan mesjid mesjid yang ada di kabupaten Garut. Dalam waktu dekat ini akan ada kesiapan untuk menjelang bulan Ramadhan dan idul Fitri.
Pj Barnas juga menekankan, pemerintah harus mendukung. Tidak hanya materi tapi, kalau bicara moril pasti materil gitu. Oleh karena itu mungkin besok akan ada pembagian kebersihan,dan Pemda harus menyiapkan mungkin,makan – makan untuk tamunya, kedua barangkali ongkosnya,kira kira itu lah. Tapi jangan dilihat dari nilainya melainkan esensinya.”Kilahnya.
Sementara itu, ketua DMI Kabupaten Garut, H Rd Aas Kosasih turut menyampaikan, mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Pj Bupati Garut yang begitu luar biasa disaat menerima kami ,diterima dengan rasa kebahagiaan yang tidak terhingga. Sehingga sulit untuk menggambarkan dengan kata -kata bagaimana bahagianya kami.”ucap Rd,Aas nampak muka ceria.
Kita sudah ngobrol -ngobrol sama beliau (pj bupati) familiar satu sama lain, kedua responsibilitynya tentang keberadaan kami begitu besar sehingga istilahnya banyak masukkan-masukan dari beliau yang memang tidak terpikirkan oleh kami,salah satu yang beliau uraikan. Sehingga kami ini punya bantuan dari DMI provinsi jawa barat ada alat diterjen untuk bersih bersih masjid.
“insyaallah dalam waktu dekat ini akan dipanggil seluruh Ketua DKM masjid besar di seluruh kabupaten Garut dengan ketua DMI untuk hadir di masjid Agung untuk deterjen alat untuk bersih bersih mesjid tersebut,dan beliau sekiranya, yang namanya organisasi semacam DMI ini dari mana, kalau bukan dari pemerintah.”
Dan Alhamdulillah beliau (pj Bupati -red) siap membantunya baik untuk baik untuk konsumsi maupun untuk mengganti transportasi. Hal itu tentu kami selaku ketua pengurus DMI Kabupaten Garut sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih kepada beliau,”ucap Rd Aas Kosasih.
Kemudian yang selanjutnya, kata Aas berkomitmen,ya pada dasarnya kami ingin betul-betul bersinergis antara DMI dengan pemda Garut, sehingga betul-betul,ini kemauan dan program pemerintah khusus dalam hal masjid bisa direalisasikan melalui DMI dengan 3 diantara konsepnya yaitu, Idaroh, Imaroh dan Riayah. “
“Insyaallah ,sambung Rd Aas menyampaikan,pihaknya akan mendorong terhadap pemberdayaan ekonomi umat ,apalagi sekarang ini menjelang bulan puasa tapi, sudah sepakat dengan beliau insyaallah bersama-sama ingin memberikan program bersih-bersih mesjid dalam rangka menyambut bulan ramadhan.”ujarnya
Untuk kepengurusan Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kabupaten Garut baru ada 38 orang,hal itu sesuai jumlah mesjid besar yang ada di kabupaten Garut dari jumlah 42 kecamatan ,jadi ada 80 orang Se Garut.”Tandasnya. (Agus*).











