Penjelasan Kapolres Garut Terkait 3 Orang Meninggal di Cibundar - Kilas Garut News

Penjelasan Kapolres Garut Terkait 3 Orang Meninggal di Cibundar

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 19 April 2022 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Polres Garut Polda Jabar laksanakan konferensi pers terkait kasus menghilangkan jiwa orang lain dan atau kekerasan dalam rumah tangga, serta tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya orang di Mapolres Garut Jl. Sudirman No. 204 Garut. Senin (18/04/22).

Kasus melayangnya nyawa 3 orang ini terjadi pada sabtu 16 April 2021 sekitar pukul. 07.00 WIB di Perum Jati Putra Block E No. 01 RT.04/04 Desa Cibunar Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut.

Setelah memastikan ke 2 anaknya (RIJM dan RSG) meninggal sang Ibu (LDH) memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan kain gendong anak.

Baca Juga :  Gasak Dua Motor Sekaligus, Polsek Pameungpeuk Tangkap Pelaku Beserta Barang Bukti

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K.,M.Si. menyampaikan, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang saksi termasuk suami dan orang tua korban, serta melakukan olah TKP.

Lanjut Kapolres, “dari hasil otopsi penyebab kematian 2 orang tersebut RIJM (6 th), RSRM (11 bln) mengalami keracunan sementara LDH (29 th) yang merupakan Ibu korban meninggal karena bunuh diri”.

“Aksi nekat ini di lakukan seorang LDH karena faktor cemburu dan sakit hati terhadap suaminya WM (34 th) yang di duga berselingkuh dengan perempuan lain, LDH tega menghabisi nyawa ke 2 (dua) orang anaknya RIJM dan RSG dengan cara di racuni menggunakan jus buah naga yang di campur dengan sunligh pencuci piring”. Jelasnya.

Baca Juga :  Polsek Garut Kota Lakukan Pengamanan Event Kuliner Mall Ramayana Garut 2022

AKBP Wirdhanto Hadicaksono pun mengatakan, “Sampai saat ini tidak ada tindak pidana yang dilakukan oleh pihak MW (Suami) karena dia sedang tidak berada di TKP kejadian meninggalnya 3 orang tersebut dan ke 3 jenazah sudah di kembalikan kepada pihak keluarga untuk di makamkan”.

“Terkait masalah perselingkuhan kami akan terus mendalami untuk lebih menguatkan dari motif yang ada, namun kami sudah menemukan motif yang berkaitan dengan bunuh dirinya LDH yang kemudian mengakhiri nyawa ke 2 orang anaknya, terkait masalah fakta perselingkuhan itu merupakan baru dugaan”. Tutup AKBP Wirdhanto Hadicaksono.

Berita Terkait

Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia
Abu Vulkanik Turun, Polres Garut Ingatkan Warga: Lindungi Pernapasan dan Mata
Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik, Karhutla, dan Prestasi ASN dalam Apel Gabungan
Polisi Amankan Lokasi Penemuan Benda Diduga Hulu Ledak Mortir di Tarogong Kidul
Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas
Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango Garut, Blok Cilopang Jadi Prioritas karena Dekat Permukiman
Pariwisata Tumbuh 13,2 Persen, Bupati Garut Dorong Event Diperbanyak untuk Dongkrak Ekonomi dan PAD
Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:27 WIB

Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia

Senin, 7 September 2026 - 11:01 WIB

Abu Vulkanik Turun, Polres Garut Ingatkan Warga: Lindungi Pernapasan dan Mata

Senin, 7 September 2026 - 10:53 WIB

Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik, Karhutla, dan Prestasi ASN dalam Apel Gabungan

Sabtu, 5 September 2026 - 20:14 WIB

Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas

Sabtu, 5 September 2026 - 19:47 WIB

Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango Garut, Blok Cilopang Jadi Prioritas karena Dekat Permukiman

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!