Penguatan dan Pemberdayaan Kepada Masyarakat Baznas RI Berikan Bantuan Kepada 10 Petani di Pasirkiamis - Kilas Garut News

Penguatan dan Pemberdayaan Kepada Masyarakat Baznas RI Berikan Bantuan Kepada 10 Petani di Pasirkiamis

Avatar photo

- Reporter

Senin, 20 Januari 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pusat memberikan bantuan modal berupa barang kepada 10 anggota kelompok lumbung pangan tani itikurih di Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

i

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pusat memberikan bantuan modal berupa barang kepada 10 anggota kelompok lumbung pangan tani itikurih di Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

KILASGARUTNEWS.id|Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pusat memberikan bantuan modal berupa barang kepada 10 anggota kelompok lumbung pangan tani itikurih di Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Rizal, pimpinan Baznas pusat bagian pengumpulan dan koordinator Jawa Barat, menyampaikan, bantuan permodalan berupa barang tersebut senilai Rp. 17 juta per orang. Bantuan mulai bibit, pemeliharaan, penanaman, pendampingan sampai dengan tuntas.

“Ini sebenarnya masih ujicoba, alhamdulillah 10 petani ini sudah bagus. Kebetulan harga tomat dan cabai sedang bagus. Nanti kita akan kembangkan ke petani lain, karena kita memang sudah punya 50 list nama, mudah-mudahan di 2025 ini bisa terlaksana,” ungkap Rizal, usai memantau hasil tani di Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Senin (20/01/2025).

Rizal menyebut, anggaran tersebut bersumber dari dana Zakat, Infaq, Shadaqah, (ZIS) yang dititipkan kepada Baznas RI.

“Baznas RI banyak program di Garut ini, kita punya balai ternak, punya lumbung pangan ini, dan kita juga mendanai di Banjarwangi sampai 50 hektar jagung,” imbuhnya.

Baca Juga :  Patroli Polsek Leuwigoong Polres Garut Laksanakan “Garut Lautan Biru”

Sementara untuk pendampingan, Baznas menunjuk 1 orang untuk bertanggung jawab mendampingi program program di Garut, “itu langsung dari pusat yang istilahnya untuk operasional dan tenaga bulananya,” tambah Rizal.

Edy Purwanto selaku ketua tim pelaksanaan sinergitas pada BNPT mengungkapkan, hubungan lembaganya dengan kegiatan tersebut yakni dalam rangka menanggulangi masalah terorisme.

“Tentunya penguatan dan pemberdayaan kepada masyarakat yang ada di daerah daerah khususnya yang ada di Pasirkiamis ini. Kita berharap ada penguatan ekonomi dan kehidupan mereka yang sejahtera. Sehingga mereka akan terhindar dari paham-paham radikalisme,” katanya.

Menurutnya, salah satu faktor seseorang terpengaruh paham radikalisme adalah faktor masalah ekonomi dan kesejahteraan, itulah sebabnya kata dia, mengapa BNPT bekerjasama dengan Baznas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ada disini dengan pemberrayaan pertanian.

Abdullah Effendi, ketua Baznas Kabupaten Garut, menjelaskan, bahwa pihaknya hanya melakukan monitoring dari lokasi yang telah ditentukan oleh BNPT.

Baca Juga :  Vertical Garden Hadir di Lapas Garut, WBP Diajarkan Tanam Sayur Produktif

” Kami hanya menitipkan zakat, infaq, dan shadaqoh dari kelompok tani yang telah mendapatkan bantuan dari Baznas tersebut.Jadi sebetulnya ini adalah bantuan program dari Baznas Republik Indonesia yang kelompoknya diajukan oleh BNPT,” ” kata Abdullah Effendi.

Menurutnya, kegiatan monitoring dan dan pemberian bantuan kepada para petani tersebut, merupakan rangkaian milad BAZNAS ke 24 tahun.

”Tadinya kami akan terus ke Kecamatan Banjarwangi, karena di sana ada integrasi farming sistem. Jadi kegiatan BAZNAS pusat itu ditingkatkan dari pertanian menjadi integrasi farming sistem. Misalnya kalau sekarang ini ada pertaniannya, nanti ada peternakannya. Jadi pupuk kandang peternakan itu bisa dijadikan pupuk untuk pertanian,” tuturnya.

Dicontohkannya, seperti di Kecamatan Banjarwangi, dari semula pertanian jagung, kini sudah dikirim 103 ekor kambing. Sehingga para petaninya sudah mampu membayar zakat kepada BAZNAS.”paparnya.

(Deden Kurnia).

Berita Terkait

Camat Cibalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Ancaman Longsor Mengintai Saat Cuaca Ekstrem
Tak Hanya Beri Dukungan Moril, Kapolres Garut Tawarkan Pekerjaan bagi Korban Kapal Virgo
Kemenkes Siapkan Investasi di Atas Rp100 Miliar untuk RSUD dr. Slamet Garut, Rotinsulu Dibidik Jadi RS Berkapasitas Besar
Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Camat Cibalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Ancaman Longsor Mengintai Saat Cuaca Ekstrem

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Tak Hanya Beri Dukungan Moril, Kapolres Garut Tawarkan Pekerjaan bagi Korban Kapal Virgo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Kemenkes Siapkan Investasi di Atas Rp100 Miliar untuk RSUD dr. Slamet Garut, Rotinsulu Dibidik Jadi RS Berkapasitas Besar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!