Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub - Kilas Garut News

Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 12 April 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik rencana penambahan rute kereta api Garut–Yogyakarta–Surabaya yang digagas PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

i

Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik rencana penambahan rute kereta api Garut–Yogyakarta–Surabaya yang digagas PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik rencana penambahan rute kereta api Garut–Yogyakarta–Surabaya yang digagas PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Satria Budi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan PT KAI sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat.

Menurut Satria Budi, PT KAI telah melakukan langkah proaktif berupa penyebaran kuesioner kepada masyarakat guna mengukur tingkat kebutuhan dan harapan terhadap layanan kereta api untuk rute Garut-Jawa Tengah.

“PT. KAI akan mencoba menambah rute lagi, Garut-Jawa Tengah, namun sebelum ada rute tersebut PT. KAI sudah menyebar kuisioner ya, untuk memprediksi jumlah harapan masyarakat terkait dengan penggunaan kereta api akan diberlakukan untuk trase Garut-Jawa Tengah,” kata Satri Budi dalam keterangannya di Gedung Pendopo Garut, Jum’at (11/4/2025).

Dishub Garut sendiri, lanjut Satria, telah melakukan berbagai persiapan menyambut rencana tersebut. Termasuk di antaranya memastikan keamanan lintasan kereta yang menjadi kewenangan daerah serta memasang rambu-rambu keselamatan.

Baca Juga :  Menjelang Tradisi Mudik Polres Garut Gencar Lakukan Pemeriksaan Kelayakan Kendaraan Dan Pemeriksaan Urin Kru Angkutan Umum

“Untuk persiapan, kami terus melakukan komunikasi dengan PT. KAI. Alhamdulillah, untuk trase-trase lintasan yang menjadi kewenangan kami, telah kami jaga oleh petugas-petugas kami. Kami juga akan berupaya melaksanakan pemasangan rambu-rambu keselamatan,” tambahnya.

Satria Budi juga mengakui adanya potensi kendala dalam proses reaktivasi jalur baru ini. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa aspek keselamatan dan edukasi kepada masyarakat akan menjadi prioritas. Pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan PT. KAI dan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana aktivasi jalur kereta api ini.

“Tujuannya agar masyarakat mengetahui akan adanya jalur kereta api baru. Selama ini masyarakat hanya mengetahui ada empat lintasan. Dengan adanya tambahan lintasan ini, kami akan terus melakukan sosialisasi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap rencana penambahan rute ini dapat segera terwujud, sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas Sat Lantas Polres Garut Cek Kelayakan Kendaraan Bus Antar Kota

Masyarakat Garut yang ingin memberikan pendapat dan harapan terkait penambahan rute ini dapat mengisi kuesioner dari PT KAI melalui tautan berikut: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSczqCUwW-669SzqxvMgbRwAshdb2AoWRb0ONFDuBuwZC-JlDw/viewform

Sejak tahun 1983, lintasan kereta api Cibatu-Garut sepanjang 19 kilometer dinonaktifkan. Hingga akhirnya di era Presiden Jokowi melalui Kementerian Perhubungan melakukan reaktivasi jalur kereta api Cibatu – Garut.

Pembangunan Stasiun Garut dan reaktivasi jalur Cibatu-Garut menghabiskan dana Rp 352 miliar, mencakup pembangunan jalur sepanjang 19 KM dari Garut Cibatu, serta pembangunan tiga stasiun, Garut, Wanaraja dan Pasirjengkol.

Setelah tertunda hampir tiga tahun, Stasiun Garut akhirnya diresmikan pemerintah pada hari Kamis, 24 Maret 2022.

Pembangunan kembali jalur kereta api ini sebagai akses transportasi yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan bermanfaat bagi masyarakat,
Keretapi sebagai transfortasi alternatif yang diminati masyarakat Garut selama angkutan lebaran tahun ini mencapai 119.265 penumpang.

(Dedem Kurnia)

Berita Terkait

BPJS PBI Dinonaktifkan? Dinsos Garut Buka Peluang Pendaftaran Kembali, TKSK Turun Verifikasi
Cegah Banjir dan Bangun Kepedulian Lingkungan, Polres Garut Bersama Warga Gelar Aksi Green Policing di Suci Kaler
Blanko E-KTP Aman, Camat Cibalong Pastikan Informasi Sampai hingga Tingkat RT/RW
Pupuk Sulit Dicari saat Musim Tanam, Petani Cibalong Menanti Respons Pemerintah
Polisi Beri Kejutan di Jalan! Pengendara Tertib Dapat Bunga, Helm Gratis hingga Reward UMKM
Diskominfo Garut Terima Kunjungan DPRD Belitung, Bahas Penguatan SPBE dan Komunikasi Publik
Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai, Garut Perkuat Kesiapsiagaan hingga Posko 24 Jam
DWP Garut Gelar Lomba Hijab dan Tata Rias Pesta, 13 Peserta Unjuk Kreativitas Sambut HUT ke-27
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:25 WIB

Cegah Banjir dan Bangun Kepedulian Lingkungan, Polres Garut Bersama Warga Gelar Aksi Green Policing di Suci Kaler

Jumat, 6 November 2026 - 18:30 WIB

Blanko E-KTP Aman, Camat Cibalong Pastikan Informasi Sampai hingga Tingkat RT/RW

Kamis, 5 November 2026 - 14:01 WIB

Pupuk Sulit Dicari saat Musim Tanam, Petani Cibalong Menanti Respons Pemerintah

Kamis, 5 November 2026 - 13:50 WIB

Polisi Beri Kejutan di Jalan! Pengendara Tertib Dapat Bunga, Helm Gratis hingga Reward UMKM

Kamis, 5 November 2026 - 13:41 WIB

Diskominfo Garut Terima Kunjungan DPRD Belitung, Bahas Penguatan SPBE dan Komunikasi Publik

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!