Pabrik Mie Berformalin Digerebek Polisi, Residivis Edarkan Ribuan Porsi Beredar di Garut - Kilas Garut News

Pabrik Mie Berformalin Digerebek Polisi, Residivis Edarkan Ribuan Porsi Beredar di Garut

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat membongkar praktik produksi mie basah berbahaya yang mengandung formalin dan boraks di wilayah Kabupaten Garut. Ironisnya, pelaku utama merupakan residivis kasus serupa yang kembali nekat beroperasi usai bebas dari penjara. Kamis (19/2/2026).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah gudang bekas kandang ayam di Kampung Cirorek, Desa Karyamukti, Kecamatan Cilawu. Lokasi produksi disebut dalam kondisi jorok dan jauh dari standar higienis.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Pol Wirdhanto, mengungkapkan tersangka berinisial WK bukan pemain baru.

“Tersangka WK merupakan residivis tindak pidana pangan dengan modus yang sama. Ia sudah menjalani hukuman enam bulan atas perbuatan serupa pada periode 2023 hingga 2025,” tegasnya.

Baca Juga :  Bobol Rumah Saat Subuh, Pelaku Curanmor Honda Beat Dibekuk Polsek Garut Kota

Namun bukannya jera, setelah bebas pada Juli 2025, WK kembali menjalankan bisnis haramnya. Untuk mengelabui petugas, ia berpindah-pindah lokasi hingga lima kali di wilayah Kabupaten Garut.

Saat penggerebekan, polisi mendapati lima karyawan tengah memproduksi mi basah dengan pembagian tugas terstruktur—mulai dari meracik adonan, merebus, meniriskan hingga mengemas.

Yang mengejutkan, dalam prosesnya tersangka diduga mencampurkan formalin, boraks, garam, pewarna makanan, bahkan bahan tambahan lain ke dalam adonan sebelum diproses menggunakan mesin molen dan mesin pres.

“Dalam satu hari, tersangka mampu memproduksi sekitar 7 kuintal atau hampir 1 ton mi basah berformalin dan boraks. Produksi harian mencapai 7.000 sampai 8.000 porsi, atau sekitar 210.000 porsi per bulan,” ungkap Wirdhanto.

Baca Juga :  Bakti Sosial Polsek Kadungora Polres Garut Distribusikan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat 

Jumlah tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan karena berpotensi membahayakan kesehatan ribuan warga.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut peredaran mi berbahaya ini terkonsentrasi di sejumlah pasar tradisional di Garut, terutama Pasar Ciawitali.

“Tersangka memerintahkan seluruh proses produksi kepada karyawan. Ia sendiri yang meracik campuran formalin, boraks, PS1000 dan benzoat untuk dicampurkan ke adonan mie,” tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha nakal yang masih nekat mengedarkan produk pangan berbahaya demi meraup keuntungan.

Polda Jabar memastikan akan menindak tegas pelaku serta mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi yang lebih luas di wilayah Garut dan sekitarnya.

(wan*)

Berita Terkait

Polres Garut Bongkar 22 Kasus Narkoba, 27 Tersangka Diciduk Barang Bukti Tembus Rp1 Miliar
Beraksi 8 Kali, Tiga Pelaku Pencurian 5 Kuintal Bawang Merah di Wanaraja Garut Dibekuk Polisi
Kasus Curas Pelajar di Leuwigoong, Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satu Lainnya Diburu
Polres Garut Ungkap Dugaan Peredaran Sabu 5,07 Gram di Karangpawitan
Bobol Rumah di Leles, Residivis Diciduk Tim Sancang Polres Garut
Jaket Ojek Online dan 11 Kunci Disita, Polres Garut Ungkap Kasus Pembobolan Rumah
Todongkan Golok ke Leher Korban, Begal di Leuwidaun Garut Dibekuk Polisi
Peluru Bersarang di Mata Pelajar, Polres Garut Ringkus Pemuda 19 Tahun
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Polres Garut Bongkar 22 Kasus Narkoba, 27 Tersangka Diciduk Barang Bukti Tembus Rp1 Miliar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Beraksi 8 Kali, Tiga Pelaku Pencurian 5 Kuintal Bawang Merah di Wanaraja Garut Dibekuk Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Kasus Curas Pelajar di Leuwigoong, Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satu Lainnya Diburu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Polres Garut Ungkap Dugaan Peredaran Sabu 5,07 Gram di Karangpawitan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Bobol Rumah di Leles, Residivis Diciduk Tim Sancang Polres Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!