Masih Dalam Rangkaian Harlah Satu Abad PCNU Kabupaten Garut Gelar "Bathsul Masail Diniyah" - Kilas Garut News

Masih Dalam Rangkaian Harlah Satu Abad PCNU Kabupaten Garut Gelar “Bathsul Masail Diniyah”

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 9 Maret 2023 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka memperingati Harlah satu Abad PCNU mengadakan “Batsul Mazdil Diniyah” yang diikuti para tokoh ulama, dan internal unsur pimpinan Cabang. Mendigdayakan mahdiatul Ulama menjemput abad kedua untuk kebangkitan bangsa yang bertempat di Jalan Suherman, Kabupaten Garut,Jawa Barat.Kamis (9/3/2023).

Menurut Ketua LBM PCNU Kabupaten Garut,KH.Abdullah Syafi menyampaikan, Alhamdulillah pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut, barusan sudah melaksanakan Bathsul Masail Diniyah.” Tutur Abdulah Safei kepada awak media usai melaksanakan kegiatan tersebut.

Lanjut dikatakannya, intinya, satu membahas tentang pengertian khalifah dari kitab-kitab rumusan-rumusan dan sumber-sumber rujukan kitab yang muakkabaroh. Istilah Khilafah Imamah atau imaratul mukminin adalah kalimat-kalimat yang sama tujuannya, yaitu seorang pemimpin yang mengurus rakyatnya demi kemaslahatan dunia dan akhirat.

“Karena kita tinggal di Indonesia, kita tidak menggunakan kalimat Khilafah, tetapi kita menggunakan istilah presiden, atau gubernur, Camat, atau kepala desa” Kata KH. Abdullah.

Kedua,lanjutnya menjelaskan, masalah khilafah  itu dari cara dari sumber-sumber kitab yang sistem pemerintahan, apa saja pemerintahan yaitu baik, kerajaan atau presiden yang yang mengikuti anjuran tuntunan Alquran, tuntunan sunnah, tuntunan ulama-ulama sistem yang mau apa saja itu dapat diterima dan yang namanya Khilafah.

Baca Juga :  Pemkab Garut Gelar Kick Off Meeting SPIP, Berharap Ada Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

Kalau kita memakai istilah Khilafah, kita Khilafah yang mana yang akan digunakan. Apakah Umar, Utsman Ali sebab, penegasan hasil Bathsul Masail Diniyah yang barusan adalah sistem apa saja atau pemimpin yang namanya apa saja, baik Khilafah presiden ataupun kerajaan”. Jelasnya.

Selama masih mengikuti Alquran, selama masih mengikuti sunnah itu bisa diterapkan di suatu negara, termasuk di negara Indonesia. Alhamdulillah kita sudah mengikuti anjuran Al Quran, kita sudah mengikuti anjuran sunnah yang mengangkat satu pemimpin baik, suatu negara atau satu wilayah provinsi atau kabupaten.

Adapun, menurut Abdullah, sistemnya kita Alhamdulillah di Indonesia aman-aman saja serta memakai sistem demokrasi  yang yang hasil kajian para ulama yang mana semuanya kepada Alquran dan Allah.

Nanti akan dituangkan dalam, Apakah itu buku atau fatwa. Bukan tidak menghormati rekan memperjuangkan Khilafah, tetapi apabila di Indonesia kepresidenan, sebab di Indonesia kalau bicara masalah, tidak dilarang zakat, haji Alhamdulillah sudah di Indonesia.

Baca Juga :  Adakan Penyuluhan Kesehatan Jantung Bagi Personil, Kapolres Garut : Kesehatan Sangat Penting dan Perlu Dijaga Secara Rutin

“Adapun ada, jangankan sekarang, Abu Bakar tidak semua muslim semuanya orang turut, tapi ada tidak turut, termasuk pada kesempatan”. Katanya.

Mengenai jelang tahun politik,lebih lanjut KH Abdulla Safei mengatakan, Alhamdulillah sekarang kita akan masuk tahun politik. Alhamdulillah sekarang permintaan atau saran dari kami pengurus cabang khususnya lembaga Bathsul Masail Diniyah.

Politik kita boleh, bahkan kita harus berpolitik, tetapi dalam bidangnya masing-masing.  Kita para ulama mengajak menganjurkan supaya kita terjun, supaya kita memilih, baik itu dewan atau pimpinan.

“Tetapi walaupun kita beda payung beda rumah, sebab kalau kita beres berpolitik itu kita kembali ke rumah masing-masing. Jangan kita (umat Islam) bisa diadu domba kan ! Karena beda pemilihan atau beda partai yang kita tahu itu sistem negara apapun selama masih mengikuti anjuran Alquran,selama masih Sunnah itu baik untuk di laksanakan.”Tegasnya.

Berita Terkait

Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid
KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan PLTMH Curug Rahong, Dorong Percepatan Infrastruktur Desa di Garut
78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak
Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa
Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:13 WIB

Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid

Jumat, 4 September 2026 - 21:07 WIB

KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan PLTMH Curug Rahong, Dorong Percepatan Infrastruktur Desa di Garut

Selasa, 1 September 2026 - 00:28 WIB

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 00:21 WIB

Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!