Kepala DLH Garut Sebut Pengelolaan Sampah Bisa Dialokasikan Dari Dana Desa - Kilas Garut News

Kepala DLH Garut Sebut Pengelolaan Sampah Bisa Dialokasikan Dari Dana Desa

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 15 September 2023 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kepala DLH Garut  Jujun Juansyah Nurhakim

i

Caption : Kepala DLH Garut Jujun Juansyah Nurhakim

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, menggelar acara Sosialisasi Strategi Peningkatan Kinerja Pengelolaan Persampahan Melalui Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera dan Pengalokasian Dana Desa, digelar secara hybrid melalui aplikasi telekonferensi zoom meeting dan di Ballroom Hotel Sabda Alam, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (14/09/2023). Kegiatan ini, dihadiri dan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana.

Dalam sambutannya, Sekda Nurdin Yana, menyampaikan bahwa penanganan sampah di Kabupaten Garut, bukan hanya tugas DLH Garut saja, melainkan tanggung jawab semua pihak, termasuk aparatur pemerintahan di kewilayahan seperti kecamatan dan desa.

Ia mengungkapkan, jika armada truk DLH Kabupaten Garut setiap harinya bisa mengangkut sampah sebanyak 250 ton, yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, dan ia menilai angka tersebut cukup fantastik.

Oleh karenanya, ia mengajak semua elemen khususnya yang ada di kewilayahan untuk bisa mengatasi persebaran sampah yang tidak tercover oleh DLH Kabupaten Garut, maupun bisa menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA dengan memilah sampah sejak di hulu atau di rumah tangga.

“Kalau kondisi seperti ini dibiarkan, tentu pada akhirnya, akan (menimbulkan) berbagai hal, tidak terkecuali juga menyangkut kesehatan masyarakat, karena ada indikasi yang sama antara konteks persampahan dengan kesehatan masyarakat,” ujar Sekda Garut.

Baca Juga :  Gerakan Leuweung Hejo, Bupati Garut Ingatkan Pentingnya Penanaman dan Pemeliharaan Pohon untuk Cegah Bencana

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menuturkan Strategi Peningkatan Kinerja Pengelolaan Persampahan Melalui Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera dan Pengalokasian Dana Desa merupakan salah satu inovasi dari DLH Kabupaten Garut.

Selain itu, imbuh Jujun, dalam kegiatan ini juga disosialisasikan terkait Surat Edaran Bupati yang berkaitan dengan instruksi terkait pengelolaan sampah yang bisa menggunakan dana desa.

Ia menjelaskan Gerakan pembangunan rakyat sejahtera ini merupakan inovasi terkait pengolahan sampah yang diharapkan mampu selesai di hulu melalui pengurangan sampah.

“Dengan inovasi ini, sampah selesai di hulu artinya di tingkat rumah tangga dengan melalui pemilihannya, kemudian di tingkat desa yang paling ujungnya melalui upaya tadi reduce, reuse, recycle (atau) 3R, ini diharapkan bahwa tadi pengurangan sampah terjadi di hulu dan otomatis pengurangan sampah yang diangkut ke TPA,” tutur Jujun.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini pengurangan sampah menjadi salah satu prioritas pihaknya, karena seiring dengan kondisi TPA Pasir Bajing yang beberapa kali mengalami kebakaran hingga dampak dari kebakaran tersebut adalah sempat adanya penutupan TPA Pasir Bajing, sehingga hampir menyebabkan darurat sampah di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Terjadi di Pasar Bayongbong, Kios Ciki Ludes Terbakar

“Ini menjadikan satu pemikiran bahwa ini sampah harus selesai di hulu, jangan sampai sampah semuanya berorientasi ke TPA, di angkut TPA, karena TPA juga terbatas, dan umurnya juga mungkin tidak akan lebih dari 5 tahun TPA Pasir Bajing yang ada di Garut ini,” ungkapnya.

Jujun juga menyoroti pentingnya efektivitas penggunaan dana desa dalam pengelolaan sampah di desa-desa. Pihaknya akan memberikan bimbingan kepada desa-desa untuk memastikan dana desa digunakan secara optimal. Inovasi ini juga mendapatkan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Dengan strategi ini, DLH Garut berharap dapat mengintensifkan penanganan dan pengurangan sampah di Kabupaten Garut, terutama melalui pengurangan di tingkat rumah tangga. Mereka juga memiliki target untuk menghilangkan TPA di Kabupaten Garut pada tahun 2030, menggantinya dengan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

“Tapi yang jelas ini menjadi satu gerakan yang nanti tidak ada lagi TPA di Kabupaten Garut,” tandasnya.

(red*).

Berita Terkait

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut
HUT ke-81 TNI, Kapolres Garut Sambangi Makorem 062/TN: Sinergitas Makin Erat
Camat Cibalong Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Terus Diperkuat demi Kondusivitas Wilayah
Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto Tegaskan Soliditas TNI-Polri di HUT Korem 062/TN
Waspada Foto Bugil Buatan AI, Pemuda di Garut Jadi Korban Pemerasan Akun Tak Dikenal, Minta Transfer Uang untuk Hapus Foto
Tangis Pecah di Panyingkiran, Iyus Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang untuk Selamanya
Sejak 2021 Tak Pulang, Epi Warga Karangpawitan Garut Dicari Keluarga
Bantuan Cair, Kadinsos Garut Pastikan Korban Selamat KM Virgo 8 Sudah Terima Tiga Juta Rupiah
Berita ini 238 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:07 WIB

HUT ke-81 TNI, Kapolres Garut Sambangi Makorem 062/TN: Sinergitas Makin Erat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Camat Cibalong Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Terus Diperkuat demi Kondusivitas Wilayah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto Tegaskan Soliditas TNI-Polri di HUT Korem 062/TN

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tangis Pecah di Panyingkiran, Iyus Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang untuk Selamanya

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:16 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!