Kadisperindag Garut : Distribusi Minyak Goreng di Supermarket Sedikit Terlambat - Kilas Garut News

Kadisperindag Garut : Distribusi Minyak Goreng di Supermarket Sedikit Terlambat

Avatar photo

- Reporter

Senin, 7 Februari 2022 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Kadisperindag ESDM) Garut, Nia Gania Karyana, menyebutkan bahwa sampai dengan saat ini keberadaan minyak goreng berangsur-angsur ada di setiap supermarket walaupun sedikit terlambat.

Ia juga mengatakan, setelah melakukan koordinasi serta inspeksi mendadak (sidak), minyak goreng di suplier ada. Namun, pihak suplier takut menjual minyak dengan harga yang sesuai dengan kebijakan dari pemerintah.

“Nah setelah kita melakukan koordinasi, konsultasi dan melakukan sidak, ternyata di beberapa suplier minyak goreng curah itu ada, hanya mereka takut meluncurkan dengan harga di luar batas yang ditentukan oleh pemerintah pusat sebesar maksimal 11 ribu 500,” ujar Gania,  Senin (7/2/2022).

Demi menjaga ketersediaan minyak curah di pasaran, imbuhnya, pihaknya mengizinkan para suplier untuk melakukan penjualan dengan harga pasar. Para suplier tidak menjual dengan harga yang ditentukan oleh pihak pemerintah karena dari suplier membutuhkan operasional guna menghindari kerugian.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Polres Garut Tinjau Lahan Pertanian dan Peternakan di Desa Giri Jaya

“Karena kalau tidak menjual dengan harga pasar mereka memang butuh operasional, sehingga mereka tidak (mengalami) kerugian, kita maklum bahwa program pemerintah untuk satu harga perlu disukseskan, namun demikian sebetulnya kita pun melihat bahwa ketersedian minyak curah lebih penting dari pada apapun juga,kalau minyak sudah tersedia, maka pelaku-pelaku usaha kecil (seperti) tukang bala bala, tukang combro dan lain sebagainya bisa berdagang,” imbuhnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kadisperindag ESDM Garut meminta maaf kepada masyarakat karena masih membeli minyak goreng di atas harga yang telah ditentukan oleh pemerintah yaitu 11.500 rupiah.

Baca Juga :  Kodim 0611 Garut Panen Raya Padi Serentak di Kecamatan Kadungora

“Ini semata-mata untuk menjaga ketersedian terlebih dahulu, akan kita lakukan koordinasi, komunikasi, strategi apa yang bisa kita lakukan sehingga minyak curah menjadi sesuai dengan harga eceran tertinggi oleh pemerintah pusat 11.500, sekali lagi ini semata-mata digulirkan untuk menyediakan suplai dan menyediakan minyak curah di beberapa pasar,” kata Gania.

Ia berharap, ke depannya minyak goreng tersedia di pasaran dan juga harganya terjangkau oleh masyarakat.”insya Allah beberapa suplier akan menurunkan minyak curah terutama di Pasar Ciawitali, semoga masyarakat bisa maklum dan mudah mudahan ada strategi yang memang bisa kita ambil sehingga minyak curah bisa tersedia di pasaran, dan harga terjangkau oleh masyarakat.” tandasnya.(red*).

Berita Terkait

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026
Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen
Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus
Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut
Bhabinkamtibmas Pangalengan Pastikan Pertanian dan Perkebunan Warga Tetap Produktif
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Kertasari Aktif Dampingi Petani
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:27 WIB

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:03 WIB

Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:28 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:20 WIB

254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus

Berita Terbaru

Kriminal

Dua Sepeda Motor Raib dalam Satu Malam, Warga Karyasari Resah

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:31 WIB

Ekonomi

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:27 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!