Kadisparbud Garut Tetapkan dan Umumkan Ngawuwuh dan Dua Makanan Masuk WBTB Tahun 2023 - Kilas Garut News

Kadisparbud Garut Tetapkan dan Umumkan Ngawuwuh dan Dua Makanan Masuk WBTB Tahun 2023

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 2 Maret 2023 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menetapkan 54 karya budaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Tahun 2023. Penetapan ini diumumkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar, bersama Tim WBTB Jawa Barat, di Kantor Disparbud Jabar, Kota Bandung, Selasa (28/2/2023).

Dalam penetapan WBTB Tahun 2023 ini, 3 di antaranya berasal dari Kabupaten Garut yakni ngawuwuh, dan duan makanan khas burayot, dan dodol.

Penetapan dilakukan setelah melalui beberapa tahapan yaitu pengusulan karya budaya oleh dinas-dinas yang membidangi kebudayaan di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, pengkajian usulan karya budaya oleh tim ahli, serta sidang penetapan WBTB Jawa Barat tahun 2023 yang telah dilaksanakan pada 7-8 Desember 2022 lalu.

Kepala Disparbud Jabar, Benny Bachtiar berharap, ke depannya 54 karya budaya yang ditetapkan sebagai WBTB bisa dioptimalkan menjadi atraksi untuk menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara berkunjung ke Jawa Barat.

Baca Juga :  Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan

“Dengan ditetapkannya WBTB ini, kami berharap di kabupaten/kota terus menerus mengupayakan agar dijadikan salah satu bagian dari atraksi dan menjadi daya tarik pariwisata di Jawa Barat,” ujar Benny.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparbud Garut, Tita Puspitasari, menuturkan, untuk penetapan ini, pihaknya mengusulkan 7 WBTB yaitu Sambel Cibiuk, Kampung Cukur, Dodol, Batik Garutan, Ampih Pare, Burayot, dan Ngawuwuh. Namun, hasilnya hanya 3 yang ditetapkan.

“Proses Penetapan WBTB ini diawali dengan pendataan dengan cara pemetaan per kecamatan, berikut benda cagar budaya setelah terdata, dan diinventarisir semua, lalu diusulkan melalui tingkat provinsi, lalu ditetapkan melalui sidang yang dipimpin oleh ahli dan disaksikan melalui zoom meeting para pimpinan daerah pengusul WBTB,” tutur Tita, Rabu (1/3/2023), dalam keterangannya kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut.

Baca Juga :  Rudy Gunawan Janji Berikan Dana 1 Milyar Kepada DKG Guna Pelestarian Kesenian di Garut

Hingga saat ini, imbuh Tita, ada 9 WBTB yang ada di Kabupaten Garut yaitu 6 WBTB tingkat nasional di antaranya Ngalungsur, Lais, Tata Ruang Kampung Pulo, Badeng, Surak Ibra, dan Cigawiran, serta 3 WBTB tingkat provinsi yang baru ditetapkan tahun 2023 ini yaitu Ngawuwuh, Burayot dan Dodol.

“Tindaklanjut setelah penetapan maka menjadi WBTB nasional yang dilindungi, dilestarikan, dikembangkan dengan payung hukum Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 dan menjadi data base Kemendikbud RI,” imbuhnya.

Ia berharap dengan penetapan WBTB ini bisa menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap budaya daerah semakin tinggi.

“Harapan kami semoga dengan ditetapkan menjadi WBTB nasional maka dari sisi hukum sudah jelas jadi hak paten daerah, dan menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap budaya daerah semakin tinggi, pemerintah pusat serius untuk melakukan fasilitasi, pembinaan, pemeliharaan, dan pemanfaatan WBTB tersebut, untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat,” tandasnya.

Berita Terkait

176 Peserta Berebut Tiket Mojang Jajaka Garut 2026, Siapa Bakal Jadi Face of Garut?
Lomba Desain Baju PKKMB IPI Garut Dibuka, Saatnya Mahasiswa Tunjukkan Kreativitas dan Identitas Kampus
Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan
Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat
Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut
Srikandi Garut Bersinar, Nadya Borong Medali di Kejurnas Panahan Junior 2026
Haul Akbar Pendiri HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Digelar 2 Agustus, Ribuan Pendekar Diundang Hadir
Bupati Syakur Hadiri Battle of Honor Vol. 2, Rangga Ramadan Buktikan Bela Diri Bisa Dongkrak Ekonomi
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:15 WIB

176 Peserta Berebut Tiket Mojang Jajaka Garut 2026, Siapa Bakal Jadi Face of Garut?

Jumat, 11 September 2026 - 13:12 WIB

Lomba Desain Baju PKKMB IPI Garut Dibuka, Saatnya Mahasiswa Tunjukkan Kreativitas dan Identitas Kampus

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!