Irjen Pol Andry Wibowo: Garut Bukan Hotspot Pungli, Prestasi yang Harus Dipertahankan - Kilas Garut News

Irjen Pol Andry Wibowo: Garut Bukan Hotspot Pungli, Prestasi yang Harus Dipertahankan

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 25 Oktober 2024 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASAGARUTNEWS.id|Sekretaris Satgas Saber Pungli Republik Indonesia, Irjen Pol Andry Wibowo menekankan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus menjalankan nilai-nilai kebudayaan, agama, dan ideologi untuk membangun integritas bangsa. Ia mengajak semua pihak untuk mulai menjalankan norma-norma yang sudah diyakini demi masa depan yang lebih baik.

“Apalagi kita menyambut pemerintahan baru, yang memang pada asta citanya (di poin) ke-7 menyantumkan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi,” tutur Irjen Pol Andry, saat memberikan materi pada acara Sosialisasi Pencegahan Pungutan Liar (Pungli) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan pada Kamis (24/10/2024), bertempat di Aula Kantor Dinkes Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Tarogong Kidul.

Andry juga menyoroti bahwa Kabupaten Garut bukan termasuk daerah yang menjadi _hotspot_ pungli, dan berharap kondisi ini tetap terjaga. “Secara kualitatif menurut saya Garut tidak menjadi bagian _hotspot_ yang menjadi isu yang dibicarakan di tingkat pusat, Nah itu prestasi juga,” ucapnya.

Baca Juga :  Polsek Bungbulang Polres Garut Laksanakan Program Sambang RW Untuk Mempererat Silaturahmi

Acara sosialisasi ini digagas iDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai bahaya pungli, serta memperkuat komitmen dalam mencegah tindakan tersebut di lingkungan kerjanya.

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, memberikan apresiasi atas inisiatif Dinkes Kabupaten Garut dalam mencegah praktik pungli di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan. Ia menegaskan pentingnya komitmen bersama dari semua pihak untuk memerangi pungli dan korupsi, khususnya yang ada di lingkungan Fasilitas Kesehatan Dinkes Kabupaten Garut. Ia menegaskan agar tindakan korupsi dan pungli tidak lagi terjadi, terutama di fasilitas kesehatan.

“Dan itu harus menjadi sesuatu membudaya, jangan sampai kita itu menghalalkan apa yang sebetulnya dilarang,” ujar Barnas.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, menegaskan, pihaknya telah berkomitmen untuk menciptakan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Menurutnya, Zona Integritas ini bukan hanya sekedar slogan, namun merupakan standar pelayanan yang harus diwujudkan bersama, khususnya para tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat, dan memiliki tanggungjawab moral dan juga hukum untuk memastikan setiap layanan yang diberikan benar-benar bersih dari Pungli.

Baca Juga :  Polsek Singajaya Gagalkan Pencurian Kerbau

Ia mengakui bahwa masih ada laporan pungli dari masyarakat, namun dengan sosialisasi ini diharapkan para tenaga kesehatan semakin memahami pentingnya transparansi dan integritas dalam memberikan pelayanan.

“Namun, Kita tidak bisa menutup mata bahwa pungli masih terjadi di beberapa fasilitas kesehatan. Ini adalah tantangan yang harus dihadapi dengan serius. Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen untuk mencegah pungli di setiap lini layanan,” ujar dr. Leli.(Agus*).

Berita Terkait

78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak
Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa
Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP
Polres Garut Kini Punya SPKLU, Sinergi dengan PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak

Selasa, 1 September 2026 - 00:28 WIB

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!