Integrasi Layanan Primer : Kunci Sukses Kesehatan Di Puskesmas Banjarwangi - Kilas Garut News

Integrasi Layanan Primer : Kunci Sukses Kesehatan Di Puskesmas Banjarwangi

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Banjarwangi, Kabupaten Garut, terpilih sebagai salah satu dari sembilan lokus untuk menjalankan program ILP. Kepala Puskesmas, Mahmud, menyampaikan bahwa program ini telah diuji coba sejak Juli 2022. Ia menjelaskan perubahan signifikan terutama terkait jenis pelayanan. Sebelumnya, layanan bersifat terpisah, namun dengan ILP, layanan disesuaikan dengan siklus hidup, terbagi dalam empat klaster.

i

Puskesmas Banjarwangi, Kabupaten Garut, terpilih sebagai salah satu dari sembilan lokus untuk menjalankan program ILP. Kepala Puskesmas, Mahmud, menyampaikan bahwa program ini telah diuji coba sejak Juli 2022. Ia menjelaskan perubahan signifikan terutama terkait jenis pelayanan. Sebelumnya, layanan bersifat terpisah, namun dengan ILP, layanan disesuaikan dengan siklus hidup, terbagi dalam empat klaster.

KILASGARUTNEWS.id|Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) tengah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai bagian dari upaya transformasi kesehatan di Indonesia. Program ini memiliki tiga pilar utama: penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan kesehatan, mendekatkan layanan hingga ke tingkat desa dan dusun, serta memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan pemantauan melalui dashboard situasi kesehatan per desa.

Puskesmas Banjarwangi, Kabupaten Garut, terpilih sebagai salah satu dari sembilan lokus untuk menjalankan program ILP. Kepala Puskesmas, Mahmud, menyampaikan bahwa program ini telah diuji coba sejak Juli 2022. Ia menjelaskan perubahan signifikan terutama terkait jenis pelayanan. Sebelumnya, layanan bersifat terpisah, namun dengan ILP, layanan disesuaikan dengan siklus hidup, terbagi dalam empat klaster.

“Di mana layanannya kalau dulu itu ada layanan BP, atau layanan KIA sekarang diubah, dengan adanya integrasi layanan primer pelayanan menjadi layanan berdasarkan siklus hidup, di mana ada (beberapa) klaster, klaster 1, klaster 2, klaster 3, dan klaster 4,” ujar Mahmud ketika diwawancara di Puskesmas Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jum’at (20/10/2023).

Klaster tersebut meliputi manajemen, layanan kesehatan untuk ibu hamil, bayi, balita, dan remaja, layanan untuk usia produktif hingga lanjut usia, serta penanggulangan penyakit menular. Mahmud juga menekankan bahwa ILP diterapkan di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu Prima di wilayah Kecamatan Banjarwangi, termasuk Desa Wangunjaya dan Desa Talagajaya.

Baca Juga :  Pelaku Pencurian dengan Pemberatan Berhasil Diamankan Polsek Malangbong

Penerapan ILP turut berdampak pada jumlah kunjungan masyarakat ke Puskesmas Banjarwangi. Data menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak Juli 2022. Bahkan, pada 2023, jumlah kunjungan terus meningkat, mencapai puncak tertinggi di bulan Agustus, dengan data :

1. Bulan Januari 1.234 kunjungan

2. Bulan Februari 1.161 kunjungan

3. Bulan Maret 1.184 kunjungan

4. Bulan April 1.188 kunjungan

5. Bulan Mei 1.453 kunjungan

6. Bulan Juni 1.553 kunjungan

7. Bulan Juli 1.553 kunjungan

8. Bulan Agustus 1.776 kunjungan.


Mahmud juga mengungkapkan bahwa ILP memungkinkan pihaknya untuk mendapatkan fasilitasi laboratorium yang mendukung pelayanan. Hal ini mencakup fasilitasi alat pemeriksaan seperti Elektrokardiogram (EKG) dan berbagai pemeriksaan lainnya di laboratorium, termasuk memeriksa HB, kolesterol, gula, hingga protein urine.

“Mungkin juga karena kepuasan masyarakat juga meningkat, terutama tentang adanya semacam kontak atau misalkan layanan yang lebih menyeluruh, karena di integrasi layanan primer itu sifatnya banyaknya skrining sesuai dengan siklus hidup yang sudah ditentukan,”ungkap Mahmud.

Berhasilnya implementasi ILP di Puskesmas Banjarwangi telah menarik perhatian dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, mulai dari Banyuwangi, Bintan, Samarinda, hingga Papua. Bahkan, rencananya Dinkes Kabupaten Tanah Datar akan melakukan kunjungan untuk berbagi pengalaman pada Oktober ini.

Baca Juga :  Rayakan Perjalanan 20 tahun, INFORMA Gelar Anniversary Sale

“Bahasanya bagaimana _best practice_ atau kita _sharing_ pengalaman tentang integrasi layanan primer diterapkan di Puskesmas Banjarwangi gitu,” ungkap Mahmud.

Mahmud tak lupa menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung penerapan ILP di Puskesmas Banjarwangi, terutama kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan, yang dinilainya telah merespons dengan cepat terkait ILP ini. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari komitmen Bupati Garut terhadap ILP, menjadi contoh yang patut diikuti oleh daerah lain.

Mahmud berharap program ILP dapat diperluas ke semua Puskesmas di Kabupaten Garut, sehingga masyarakat dapat dengan lebih cepat dan berkualitas mendapatkan akses layanan kesehatan, dengan penekanan pada promosi dan pencegahan.

“Terutama dihubungkan dengan promotif dan preventifnya. Jadi tidak hanya cenderung ke kuratif tapi lebih cenderung ke bagaimana promotif dan preventif,” tandasnya.

Puskesmas Banjarwangi merupakan puskesmas dengan kategori daerah terpencil di Kabupaten  Garut. Fasilitas rawat inap dan poned yang dimilikinya didukung oleh 58 tenaga kesehatan dan 7 orang non tenaga kesehatan.

(red*).

Berita Terkait

Polsek Wanaraja Laksanakan Bhakti Sosial Pengeboran Sumur Artesis dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Ratusan Jamaah Padati Tabligh Akbar Gebyar Muharam 1448 H di Karangpawitan, Ustad Nana Gerhana Serukan Hijrah Hakiki
Detik-Detik Pelajar SMA Tenggelam di Cibalong, Teman Korban Sempat Minta Tolong
Diduga Keluar Jalur di Tikungan, Dua Truk Bertabrakan Keras di Malangbong
6 Penumpang Jadi Korban, Truk Bermuatan Beras Bulog Terjun ke Sungai di Garut
Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:11 WIB

Polsek Wanaraja Laksanakan Bhakti Sosial Pengeboran Sumur Artesis dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:48 WIB

Ratusan Jamaah Padati Tabligh Akbar Gebyar Muharam 1448 H di Karangpawitan, Ustad Nana Gerhana Serukan Hijrah Hakiki

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:35 WIB

Diduga Keluar Jalur di Tikungan, Dua Truk Bertabrakan Keras di Malangbong

Senin, 8 Juni 2026 - 10:05 WIB

6 Penumpang Jadi Korban, Truk Bermuatan Beras Bulog Terjun ke Sungai di Garut

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:21 WIB

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!