Garut Terima Alokasi Pupuk Subsidi, Bupati: Disiplin dalam Penyaluran - Kilas Garut News

Garut Terima Alokasi Pupuk Subsidi, Bupati: Disiplin dalam Penyaluran

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 15 November 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan pentingnya penyaluran subsidi pupuk yang merata dan tepat sasaran untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian. Hal ini disampaikan dalam Pertemuan Pembahasan Subsidi Pupuk Merata, Penyediaan Subsidi Pupuk, dan Kemudahan Pupuk yang digelar di Ruang Serbaguna SMKN 12 Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (14/11/2025).

‎Bupati menyoroti besarnya dukungan pemerintah pusat terhadap petani melalui alokasi subsidi pupuk yang mencapai 44,6 triliun rupiah untuk 10 komoditas utama.

‎”Sekedar informasi bahwa pupuk yang diberikan kepada petani itu ada 10 komoditas, itu relatif besar. Pemerintah pusat memberikan pupuk nilainya sebesar 44,6 triliun,” ujar Bupati.

‎Ia membandingkan harga pupuk subsidi dan pupuk industri untuk menggambarkan besarnya nilai bantuan tersebut. Bupati mengingatkan bahwa subsidi harus diterima oleh pihak yang berhak, karena kesalahan penyaluran akan berdampak pada kenaikan biaya produksi petani.

‎”Kita bisa bayangkan kalau harga pupuk mahal maka biaya produksi akan mahal, sehingga ketika petani hitung-hitungan dengan harga jual mungkin dia hanya mendapatkan keuntungan yang sedikit, lama-lama apa? Orang tidak mau lagi jadi petani, padahal petani itu selalu dibutuhkan oleh masyarakat,” imbuhnya.

‎Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, menyampaikan bahwa kebijakan terbaru membawa kabar baik berupa penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi.

‎Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Permentan Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Perpres Nomor 6 Tahun 2025, jenis pupuk subsidi dibatasi pada Urea, NPK Ponska, NPK Formulasi Khusus, SP36, ZA, dan Organik. Saat ini, Kabupaten Garut baru menerima alokasi jenis Urea dan NPK.

‎Haeruman juga menegaskan bahwa komoditas yang berhak menggunakan pupuk subsidi dibatasi pada 10 komoditas: padi, jagung, kedelai, ubi kayu, bawang merah, bawang putih, aneka cabai, kopi, tembakau, dan kakao.

‎Kabar baik lainnya adalah keputusan Menteri Pertanian RI pada 22 Oktober 2025 yang menetapkan penurunan HET sebagai berikut:

‎Pupuk Urea: dari Rp112.500 menjadi Rp90.000 per karung (50 kg).

‎Pupuk NPK: dari Rp115.000 menjadi Rp92.000 per karung (50 kg).

‎Pupuk NPK Formulasi Khusus: dari Rp165.000 menjadi Rp132.000 per karung (50 kg).

‎Pupuk Organik: dari Rp32.000 menjadi Rp26.600 per karung (40 kg).

‎Haeruman melaporkan bahwa hingga Oktober 2025, penyerapan pupuk menunjukkan Urea terserap 29.748 ton (52,28% dari target 56.906 ton), sedangkan NPK terserap 40.985 ton (80% dari target 51.000 ton).

‎Pertemuan tersebut dihadiri oleh 13 perusahaan pelaku usaha distribusi (PUD) dan 269 kios penerima pada titik serah (PPTS), yang menjadi ujung tombak penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Kapolres Garut Pimpin Gerakan Pangan Murah, Cabai hingga Beras Dijual di Bawah Harga Pasar

(dk)

Berita Terkait

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026
Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen
Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus
Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut
Bhabinkamtibmas Pangalengan Pastikan Pertanian dan Perkebunan Warga Tetap Produktif
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Kertasari Aktif Dampingi Petani
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:27 WIB

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:03 WIB

Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:28 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:20 WIB

254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus

Berita Terbaru

Kriminal

Dua Sepeda Motor Raib dalam Satu Malam, Warga Karyasari Resah

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:31 WIB

Ekonomi

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:27 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!