FLKSI Soroti DTSEN Tidak Valid di Desa Wanaraja, TKSK dan Pendamping Langsung Bergerak Cepat Datangi Rumah Warga - Kilas Garut News

FLKSI Soroti DTSEN Tidak Valid di Desa Wanaraja, TKSK dan Pendamping Langsung Bergerak Cepat Datangi Rumah Warga

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dugaan ketidakadilan dalam pendataan kesejahteraan sosial mencuat di Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.  Seorang warga yang dinilai tidak mampu justru tercatat dalam desil 6, sehingga berpotensi tidak mendapatkan bantuan sosial yang semestinya diterima.

Keluhan tersebut diterima langsung oleh Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI), Deden Kurnia, S.Pd. Menindaklanjuti laporan itu, ia segera berkoordinasi dengan TKSK Kecamatan Wanaraja dan pendamping desa untuk memastikan kebenaran kondisi di lapangan. Jum’at (27/2/2026).

Respons cepat pun dilakukan. Pendamping Desa Kecamatan Wanaraja, Acep Deni Hamdani, langsung mendatangi rumah warga yang dilaporkan guna melakukan verifikasi faktual.

Baca Juga :  Kapolsek Cikajang Iptu Sularto Turun langsung Melakukan Monitoring Stok Ketersediaan BBM

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa keluarga tersebut memang masuk kategori tidak mampu dan memiliki riwayat penyakit kronis yang membutuhkan perhatian khusus. Kondisi tempat tinggal dan ekonomi keluarga dinilai tidak sebanding dengan status desil 6 yang tercatat dalam data administrasi.

Acep mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan Ketua FLKSI, karena setelah dilakukan pengecekan langsung, fakta di lapangan membenarkan bahwa keluarga tersebut layak masuk kategori tidak mampu.

Baca Juga :  Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti

Usai verifikasi rumah, Acep langsung mendatangi Kantor Desa Wanaraja melalui Operator DTSEN Siti Zahra Nurhafsah untuk mencocokkan data. Dari hasil pemeriksaan administrasi, benar bahwa nama warga tersebut tercatat di desil 6. Namun kini sudah diajukan ulang untuk penurunan desil agar sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Langkah cepat kolaborasi antara Ketua FLKSI dan pendamping desa ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan sinergi antar lembaga sangat penting agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat kecil.

(dk).

Berita Terkait

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga
Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!