DPK GMNI IPI Garut Ajak Mahasiswa Baru Gabung Dan Berjuang Bersama - Kilas Garut News

DPK GMNI IPI Garut Ajak Mahasiswa Baru Gabung Dan Berjuang Bersama

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 11 Oktober 2024 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPK GMNI IPI Bung Akong , (Foto:Istimewa).

i

Ketua DPK GMNI IPI Bung Akong , (Foto:Istimewa).

KILASGARUTNEWS.id|Dewan Pengurus Komisariat  (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut kenalkan GMNI kepada mahasiswa baru  di Institut Pendidikan Indonesia. Pengenalan GMNI ini dilakukan dalam rangka sosialisasi seluruh organisasi baik di internal maupun eksternal kampus dalam acara PKKMB IPI Garut. Kamis 10 Oktober 2024.

Dalam Orasinya Ketua DPK GMNI IPI Bung Akong menyambut para mahasiswa baru dengan penuh semangat.

“Kawan-kawan mahasiswa baru, para pemberontak masa depan. Selamat datang di dunia perguruan tinggi, dimana mimpi-mimpi besar terukir dan cita-cita mulia terlahir. Selamat datang di medan pertempuran Intelektual dimana pikiran-pikiran kritis dihantam dan semangat juang diuji sampai titik darah penghabisan,” ujarnya.

Lalu ketua DPK GMNI IPI mengenalkan awal mula terbentuknya GMNI dan tujuan terbentuknya GMNI. 

“Pada 23 Maret 1954 dari tiga organisasi mahasiswa yang telah berdiri sebelumnya yaitu, Gerakan Mahasiswa Marhaen (Berbasis di Yogyakarta), Gerakan Mahasiswa Merdeka (Berbasis di Surabaya), dan Gerakan Mahasiswa Demokrat Indonesia (Berbasis di Jakarta) ketiga organisasi itu bergabung menyatukan pendapat, gagasan dan ideologi hingga pada 23 Maret 1954 tersebut terbentuklah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia. GMNI adalah organisasi mahasiswa yang yang berlandaskan marhaenisme. Marhaenisme adalah ideologi yang diajarkan oleh Bung Karno, Sebuah ideologi yang menentang penindasan manusia atas manusia bangsa atas bangsa dan memperjuangkan hak-hak orang tertindas. GMNI bukan sekedar organisasi, tapi barisan terdepan dalam revolusi,‘’tegasnya saat didepan mahasiswa baru.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan 1447 H, IPI Garut Gelar Pengajian Penuh Hikmah di Masjid At Tarbiyah

Bung Akong pun menyampaikan bahwa GMNI adalah pejuang – pemikir sejati yang tidak mengenal lelah dalam berjuang untuk menghancurkan sistem yang menindas dan merusak demokrasi, untuk menghancurkan tirani, untuk merebut kembali hak-hak rakyat di negeri ini. GMNI yang melawan ketidakadilan.

 ‘’GMNI lah yang ada di garda paling depan yang membantu, membela dan memperjuangkan petani, nelayan, pedagang, buruh, dan kaum-kaum yang di miskinkan oleh sistem kapitalisme, imperialisme dan kolonialisme. Kawan-kawan pejuang, GMNI adalah benteng terakhir, Disini kita temukan semangat juang yang tak pernah padam, disini kita temukan kawan seperjuangan yang siap berkorban untuk bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  HIPMI dan BEM IPI Garut Giat Aksi Sosial di Bulan Suci Ramadhan

Terakhir Bung Akong menyampaikan pesan  dalam orasinya didepan kurang lebih 1000 mahasiswa baru IPI Garut tahun 2024. 

“Kita jangan jadi mahasiswa yang apatis di ruang akademis, tapi kita sebagai mahasiswa harus mempunyai jiwa aktivis, marhaenis, nasionalis yang bernilai akademis. Saya tidak ingin punya kawan seperjuangan yang masuk dan ikut gabung dalam organisasi hanya karna organisasi nya besar tapi saya ingin punya kawan seperjuangan yang punya jiwa besar dan pikiran yang besar, dan kami mengajak seluruh mahasiswa baru untuk bergabung dengan GMNI,”pungkasnya.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Pria Diduga Pelaku Curanmor di Pantai Karang Paranje Diamankan Polisi Usai Nyaris Diamuk Massa
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:24 WIB

Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!