Redaksi Kilas

Diduga Buang Limbah Sembarangan, Dapur MBG di Garut Terancam Cemari Lingkungan Warga

KILASGARUTNEWS.,id|Keberadaan Dapur Makanan Bergizi (MBG) yang beralamat di Kp. Padasuka RT 04 RW 05, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini menuai sorotan tajam. Pasalnya, dapur yang seharusnya menjadi sumber makanan sehat tersebut justru diduga membuang limbah cair langsung ke tanah warga tanpa pengolahan yang layak.

Padahal, sesuai aturan lingkungan, setiap dapur produksi makanan skala besar wajib memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan dan tetap aman bagi masyarakat sekitar.

Berdasarkan pantauan langsung Media Kilas Garut News pada Jumat (13/03/2026), kondisi di lokasi justru sangat mengejutkan. Limbah cair terlihat menumpuk penuh di tiga bak penampungan, bahkan meluap hingga mengalir ke area tanah milik warga sekitar.

Situasi tersebut memicu keresahan masyarakat karena bau menyengat yang sangat mengganggu serta dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan warga.

Salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku sudah lama terganggu dengan kondisi tersebut.

“Kami sudah melaporkan masalah ini ke pihak terkait, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Limbahnya jelas terlihat mengalir sampai ke sawah warga dan baunya sangat menyengat,” ungkapnya dengan nada kesal.

Tim media kemudian mencoba melakukan klarifikasi langsung kepada pihak dapur dan berhasil bertemu dengan Kepala Dapur. Namun jawaban yang diterima justru semakin mengejutkan.

Saat ditanya mengenai keberadaan IPAL, pihak dapur mengakui instalasi pengolahan limbah tersebut belum tersedia, padahal dapur tersebut disebut sudah lama beroperasi.

Temuan ini tentu menimbulkan pertanyaan besar terkait legalitas operasional serta pengawasan dari instansi terkait.

Atas temuan tersebut, Tim Media Kilas Garut News akan segera meminta klarifikasi resmi kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, terutama terkait perizinan, standar sanitasi, serta pengelolaan limbah dari dapur MBG tersebut.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena jangan sampai program penyediaan makanan bergizi justru berubah menjadi sumber pencemaran lingkungan dan ancaman kesehatan bagi masyarakat.

Kilas Garut News

Recent Posts

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

KILASGARUTNEWS.id|Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Ega Mahesa Suardi, membuka kegiatan GEN Z…

14 jam ago

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres Garut,…

14 jam ago

Polres Garut Ungkap Dua Kasus Curanmor, Pelaku Manfaatkan Modus Ritual Keagamaan

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut melalui Unit III Pidum yang tergabung dalam Tim Sancang…

1 hari ago

Long Weekend, Polsek Cisurupan Intensifkan Patroli di Gunung Papandayan, Ribuan Wisatawan Dapat Pengamanan

KILASGARUTNEWS.id|Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur panjang (long weekend), Polsek Cisurupan meningkatkan pengamanan di kawasan…

2 hari ago

Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat

KILASGARUTNEWS.id|Pimpinan Cabang Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PC SEPMI) Kabupaten Garut masa jihad 2025-2027 resmi dilantik…

2 hari ago

Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut

KILASGARUTNEWS.id|Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan Baras, secara resmi membuka Sosialisasi Sertifikasi…

3 hari ago