Dianggap Ada Kecacatan, Aksi Damai Aliansi Ormawa Tuntut BEM KBM IPI Garut DIbekukan  - Kilas Garut News

Dianggap Ada Kecacatan, Aksi Damai Aliansi Ormawa Tuntut BEM KBM IPI Garut DIbekukan 

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 14 Januari 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bertempat di Aula gedung G kampus Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut,  Aliansi Ormawa (IPI) Garut melakukan aksi audiensi damai untuk menuntut perubahan kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM). Aksi ini dilakukan karena kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja BEM KBM yang dianggap tidak memuaskan dan banyak kecacatan dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai lembaga organisasi tertinggi di kampus Institut Pendidikan Indonesia garut.Senin (13/1/2025).

i

Bertempat di Aula gedung G kampus Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Aliansi Ormawa (IPI) Garut melakukan aksi audiensi damai untuk menuntut perubahan kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM). Aksi ini dilakukan karena kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja BEM KBM yang dianggap tidak memuaskan dan banyak kecacatan dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai lembaga organisasi tertinggi di kampus Institut Pendidikan Indonesia garut.Senin (13/1/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Bertempat di Aula gedung G kampus Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut,  Aliansi Ormawa (IPI) Garut melakukan aksi audiensi damai untuk menuntut perubahan kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM). Aksi ini dilakukan karena kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja BEM KBM yang dianggap tidak memuaskan dan banyak kecacatan dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai lembaga organisasi tertinggi di kampus Institut Pendidikan Indonesia garut.Senin (13/1/2025).

Aliansi organisasi mahasiswa (ORMAWA) yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas ( BEM F), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Badan Otonomi Mahasiswa (BOM). Melengserkan Badan Eksekutif Mahasiswa BEM KBM IPI Garut Kabinet Dwipantara periode 2024/2025.

Menurut ketua panitia audiensi, Ahmad Pauji, Aliansi ormawa IPI Garut merasa kecewa dengan kinerja BEM yang tidak transparan dan tidak responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. “Kami menuntut perubahan kepemimpinan BEM KBM ipi garut yang lebih transparan, akuntabel dan responsif,” ujar Ahmad Pauji.

Baca Juga :  Bupati Garut Tekankan Langkah Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Perlindungan Secara Serius

Aksi audiensi berjalan damai dan dihadiri oleh 72 orang dalam kelompok pemohon dari Aliansi ormawa ipi garut, pemohon DPM KBM IPI Garut dan tergugat dari BEM KBM IPI Garut beserta jajarannya. 

Mereka membawa gugatan dan pamflet dengan tulisan “Turunkan BEM KBM Kabinet Dwipantara” dan “Kita Butuh Perubahan”. Mahasiswa juga menyampaikan pernyataan yang menuntut perubahan kepemimpinan BEM KBM IPI Garut.

Adapun tuntutannya :

  1. Membekukan/melengserkan Badan eksekutif mahasiswa (BEM KBM) IPI Garut
  2. Menuntut rektor Institut Pendidikan Indonesia Garut untuk segera mencabut SK kepengurusan BEM KBM Kabinet Dwipantara periode 2024/2025
  3. Menuntut DPM KBM IPI Garut untuk membacakan pencabutan SK kepengurusan BEM KBM IPI Garut sesuai dengan keputusan forum rapat audiensi.
Baca Juga :  Racana Wiyata Mandala Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Kunjungi Wakil Bupati Garut, Ini yang Dibahas

Menurut Fikri korlap Aliansi Ormawa berdasarkan hasil keputusan sidang paripurna maka Aliansi ormawa sepakat untuk menuntut Rektor IPI Garut mencabut SK kepengurusan BEM KBM IPI garut periode 2024/2025. Ujarnya. 

Pihak Aliansi ormawa IPI garut mendesak kepada lembaga yaitu pak Rektor untuk segera mungkin mencabut SK BEM KBM IPI Garut periode 2024/2025. 

“Hifni Ketua himadikpolkum menegaskan tiada ada mediasi antara ormawa dengan BEM KBM IPI Bahkan lembaga. Maka berdasarkan keputusan tersebut, BEM KBM IPI garut secara resmi dibekukan,” Pungkasnya.

(Deden Kurnia).

Berita Terkait

Jaga Ekosistem Laut, Polres Garut Lepasliarkan 2.877 Benih Lobster di Pangandaran
Apel Siaga Karhutla Digelar, Kapolres Garut Ingatkan Pentingnya Pencegahan Dini
107.850 Jiwa Diselamatkan, Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba dalam Dua Pekan
Bupati Garut Minta Distribusi Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran dan Dirasakan Petani
Kapolres Garut Tegaskan 3 Etos Kerja: Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas untuk Garut yang Lebih Aman
Sekda Garut Dorong FESTA Distan Jadi Ikon Kebangkitan Ekonomi Petani Lokal
Sikat Knalpot Brong, Polsek Wanaraja Amankan 50 Knalpot Tak Sesuai Spesifikasi
Detik-Detik Truk Colt Diesel Hilang Keseimbangan hingga Terguling di Cilawu
Berita ini 668 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Jaga Ekosistem Laut, Polres Garut Lepasliarkan 2.877 Benih Lobster di Pangandaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Apel Siaga Karhutla Digelar, Kapolres Garut Ingatkan Pentingnya Pencegahan Dini

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:20 WIB

107.850 Jiwa Diselamatkan, Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba dalam Dua Pekan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Bupati Garut Minta Distribusi Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran dan Dirasakan Petani

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Kapolres Garut Tegaskan 3 Etos Kerja: Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas untuk Garut yang Lebih Aman

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!