KILASGARUTNEWS.id|Ada pemandangan tak biasa usai berakhirnya Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Kabupaten Garut. Jajaran Satlantas Polres Garut yang biasanya identik dengan ketegasan di jalan raya, kali ini tampil santai dan penuh tawa saat mencoba permainan tradisional lori bambu yang tengah viral di media sosial. Selasa (31/3/2026).
Momen unik tersebut terjadi di Kampung Ciherang, Desa Cihaurkuning, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tim Urai Satlantas wilayah Lewo Malangbong yang dipimpin langsung oleh KBO Sat Lantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman, terlihat antusias menjajal wahana tradisional yang kini menjadi wisata dadakan tersebut.
Seperti diketahui, lori bambu ini memiliki keunikan tersendiri. Relnya dibuat dari pelepah daun pohon aren, sementara roda lorinya berasal dari bambu yang dirancang khusus agar tetap stabil di atas lintasan. Awalnya hanya permainan musiman saat Lebaran, namun kini dibangun permanen karena tingginya minat masyarakat dan wisatawan.
Aksi para anggota Satlantas ini pun sontak menjadi perhatian warga sekitar. Tawa dan sorak-sorai mewarnai suasana, menciptakan momen humanis antara polisi dan masyarakat.
Ipda Ade Sulaeman mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pelepas penat setelah menjalankan tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.
“Setelah kami melaksanakan tugas Ops Ketupat Lodaya 2026 dengan penuh tanggung jawab, momen ini menjadi sarana refreshing sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat. Ternyata permainan tradisional seperti lori bambu ini sangat seru dan penuh nilai kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kreativitas warga dalam mengembangkan potensi lokal menjadi daya tarik wisata.
“Ini luar biasa, sederhana tapi mampu menarik perhatian banyak orang bahkan sampai viral. Kami berharap ini bisa terus dikembangkan sebagai wisata lokal yang positif dan aman,” tambahnya.
Tak hanya mencoba, beberapa anggota bahkan terlihat berkompetisi kecil-kecilan mengayuh lori bambu, menambah keseruan suasana. Kehadiran polisi di tengah aktivitas santai warga ini pun mendapat respon positif, mempererat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat.
Fenomena lori bambu di Malangbong ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal bisa menjadi magnet wisata yang kuat, bahkan mampu mencuri perhatian dunia maya.
Dengan sentuhan kebersamaan antara warga dan aparat, suasana pasca Lebaran di Garut pun terasa semakin hangat dan penuh cerita menarik.











