Bupati Garut Ingatkan Tanggung Jawab PNS dan Apresiasi Kinerja SKPD dalam Apel Gabungan Terakhir Di Bulan Ramadan - Kilas Garut News

Bupati Garut Ingatkan Tanggung Jawab PNS dan Apresiasi Kinerja SKPD dalam Apel Gabungan Terakhir Di Bulan Ramadan

Avatar photo

- Reporter

Senin, 24 Maret 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, pimpin apel gabungan terakhir di Bulan Ramadan Srta lantik kepada 7 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (24/3/2025).

i

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, pimpin apel gabungan terakhir di Bulan Ramadan Srta lantik kepada 7 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (24/3/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, pimpin apel gabungan terakhir di Bulan Ramadan Srta lantik kepada 7 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (24/3/2025).

Dalam amanatnya, Syakur mengingatkan para PNS yang baru dilantik mengenai beratnya tanggung jawab sumpah jabatan.

“Sumpah itu adalah sumpah yang akan meminta pertanggungjawabannya baik di dunia maupun di akhirat. Sehingga saya berharap, bahwa ini perkara sangat serius dengan melaksanakan tugas dengan senang hati dan tetap mengikuti aturan yang berlaku dan jangan berbuat tindakan yang tercela,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan jam kantor yang dimulai pukul 06.30, dan berharap hal ini dapat meningkatkan kualitas waktu bersama keluarga.

“Pelaksanaan jam kantor mulai pukul 06.30 relatif baik. Tentu saja saya berharap ini benar-benar bisa meningkatkan kualitas bersama keluarga,” ujarnya.

Mengakhiri bulan Ramadan, Bupati mengimbau seluruh SKPD untuk tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas. Ia juga menyampaikan pengalamannya selama hampir tiga minggu memimpin Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Garut Kebut Program Makan Bergizi Gratis, Bupati Abdusy Syakur Amin Bertemu Kepala BGN

“Ini adalah apel terakhir pada bulan puasa dan saya berharap SKPD lebih bersemangat melaksanakan tugasnya. Perlu diketahui bahwa alhamdulillah dalam beberapa hari ini saya sudah mulai menikmati proses bersama rekan SKPD di pemerintahan Kabupaten Garut, hampir 3 minggu lebih saya mulai bisa mengikuti ritme bahkan mengatur ritme dan sampai saat ini so far saya cukup menikmatinya sebagai upaya kita bersama untuk memajukan Kabupaten Garut,” ungkapnya.

Syakur menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan amanat untuk melaksanakan asesmen terhadap kinerja SKPD. Penilaian ini, menurutnya, merupakan mekanisme untuk mengukur kinerja seluruh jajaran, karena mereka dibayar untuk melaksanakan pekerjaan dan mencapai target-target yang telah ditetapkan.

“Pihaknya mendapatkan amanat untuk melaksanakan asas asesmen terhadap kinerja daripada SKPD dan saya menilai SKPD, Camat merupakan mekanisme untuk mengukur kinerja Bapak/Ibu semua atas pencapaian tugas. Hal ini karena itu dibayar untuk melaksanakan pekerjaannya dan bukan hanya sekedar bekerja tapi juga ada target-target yang harus dicapai sebagai dari pertanggungjawabannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolsek Karangpawitan Polres Garut Hadiri Kunjungan DPRD Komisi II

Berdasarkan penilaiannya, Bupati Garut menyatakan bahwa secara umum kinerja SKPD Kabupaten Garut baik, namun ada beberapa yang perlu ditingkatkan. Ia menekankan pentingnya kejelasan ukuran kinerja agar dapat dipertanggungjawabkan.

“Kemarin saya lihat secara umum hampir SKPD Kabupaten Garut baik, namun ada yang perlu ditingkatkan. Ia membahas terkait tentang kinerja tugas, sesuatu harus jelas ukurannya, kalau tidak tercapai saya tidak bisa beralasan. Ia menegaskan bahwa kita harus accountable agar bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, mengingatkan seluruh jajaran bahwa tugas utama mereka adalah melayani masyarakat.

“Kita tugasnya adalah melayani publik, public servant (Pelayan Publik). Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, hal ini mengabdian kepada bangsa dan negara serta perwakilan sebagai dari makrifatullah di bumi,” pungkasnya.

(Deden Kurnia)

Sumber:Diskominfo Garut

Berita Terkait

Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid
KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan PLTMH Curug Rahong, Dorong Percepatan Infrastruktur Desa di Garut
78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak
Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa
Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:13 WIB

Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid

Jumat, 4 September 2026 - 21:07 WIB

KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan PLTMH Curug Rahong, Dorong Percepatan Infrastruktur Desa di Garut

Selasa, 1 September 2026 - 00:28 WIB

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 00:21 WIB

Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!