KILASGARUTNEWS.id|Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Mako Polsek Wanaraja pada Kamis petang (12/3/2026). Di tengah nuansa Ramadan yang penuh berkah, Kapolsek Wanaraja AKP Abusono, SH., MH menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) dengan puluhan anak yatim dari LKSA Al Usman Sucinaraja.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.15 WIB sampai dengan selesai, acara tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna. Tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara unsur pemerintahan, ulama, tokoh masyarakat, dan kepolisian.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kecamatan Wanaraja, Kecamatan Sucinaraja, Kecamatan Pangatikan, Koramil 1103/Sucinaraja, unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat dari wilayah Wanaraja dan sekitarnya.
Yang membuat suasana semakin haru, dalam kesempatan tersebut Kapolsek Wanaraja juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim yang hadir. Santunan tersebut diberikan langsung sebagai bentuk kepedulian serta rasa kasih sayang kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Dalam sambutannya, Kapolsek Wanaraja AKP Abusono, SH., MH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Wanaraja untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim agar mereka juga merasakan kehangatan dan keberkahan di bulan suci ini,” ujarnya.
Raut wajah bahagia terlihat dari anak-anak yatim yang hadir. Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari doa bersama, tausiyah singkat, hingga momen berbuka puasa bersama dengan jajaran kepolisian dan para tamu undangan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergitas antara kepolisian, pemerintah kecamatan, ulama, dan masyarakat dalam membangun kebersamaan serta menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Wanaraja, Sucinaraja, dan Pangatikan selama bulan suci Ramadan.
Acara ditutup dengan doa bersama serta kebersamaan saat berbuka puasa, dengan harapan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut dapat terus terjaga di tengah masyarakat.
(wan*)











