KILASGARUTNEWS | Kepolisian Sektor (Polsek) Malangbong Garut melaksanakan monitoring hari lahir (Harlah) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU ke-93 di lapangan Cakrawati Desa malangbong, Kabupaten Garut. Senin (19/9/2022).
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Malangbong, Danramil malangbong, Bhabinkamtibmas desa malangbong, Bhabinsa desa malangbong, Ketua LP Ma’arif NU kecamatan Malangbong, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Guru beserta Siswa-Siswi Ma’arif.
Kapolsek Malangbong AKP Zaenuri mengatakan, Monitoring sekaligus pengamanan pada acara Harlah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU ke-93, ” berikan rasa aman di acara itu, Kami lakukan pengamanan agar kegiatan berjalan sesuai dengan harapan.”, ungkapnya.
Dalam kesempatan itu pula, Jajaran Polsek Malangbong memberikan himbauan Kamtibmas dan Protokol kesehatan, serta Edukasi -edukasi pada semua yang hadir pada Acara tersebut.
“Kami himbau Kamtibmas dan Protokol kesehatan, mengingatkan kembali kepada masyarakat, bahwa Covid 19 masih ada, jadi tetap menjaga protokol kesehatan agar terhindar virus tersebut, selalu memakai masker di luar rumah dan di setiap kegiatan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di masing-masing wilayah.”, pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











