Dinkes Garut Himbau Masyarakat Lakukan PSN Untuk Hindari DBD - Kilas Garut News

Dinkes Garut Himbau Masyarakat Lakukan PSN Untuk Hindari DBD

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 6 September 2022 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh Nyamuk Aedes Aegypti, di mana nyamuk tersebut banyak berkembang biak di genangan-genangan air yang ada di lingkungan sekitar kita.

Guna menanggulangi DBD tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mengimbau masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan sekitar.

“Jadi prioritaskan PSN dulu (atau) Pemberantasan Sarang Nyamuk, tadi dengan cara menghilangkan tempat berkembang biaknya vektor pada air-air tergenang, kemudian yang jelas adalah PHBS di situ ya (atau) Prilaku Hidup Bersih dan Sehat,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Garut, Asep Surachman, dalam keterangannya, Selasa (6/9/2022).

Ia menuturkan, kasus DBD di Kabupaten Garut hingga saat ini sudah menyentuh angka 446 kasus dengan 6 orang di antaranya meninggal dunia. Namun, imbuh Asep, angka tersebut menurun dibanding tahun 2021.

“2021 sebanyak 1.014 orang yang terkena DBD, di mana 10 diantaranya meninggal dunia,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kapolres Garut Berikan Bantuan Pada Korban Terdampak Gempa Bumi di Cisompet

Asep juga menyatakan, kasus DBD tahun ini akan mengalami penurunan, mengingat sekarang sudah masuk di musim kemarau.

“Kita tahu bahwasannya musim hujan identik dengan penyebaran DBD, di mana banyaknya genangan air pada tempat-tempat tertentu yang dijadikan tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti atau nyamuk yang menularkan membawa virus DBD tersebut atau vektor DBD tersebut,” tutur Asep.

Berdasarkan data yang ia miliki, lanjut Asep, penyebaran kasus DBD hampir sudah menyebar ke 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Guna menekan angka kasus DBD tersebut, pihaknya melakukan upaya promosi dan preventif.

“Nah upaya promosi terutama edukasi, edukasi bagaimana jangan sampai orang itu terinveksi atau tergigit Nyamuk Aedes Aegypti sebagai media penularan virus DBD tersebut, ini tentunya melalui upaya-upaya edukasi di lapangan, contohnya misalkan menghilangkan tempat-tempat perindukan vektor, misalkan dengan membuang wadah-wadah tertentu dengan menguburnya, atau membakarnya,” lanjutnya.

Berkaitan dengan fogging, Asep mengungkapkan jika hal tersebut merupakan langkah terakhir bilamana sudah terjadi banyak kasus DBD di suatu daerah.

Baca Juga :  Unit Lalu-Lintas Polsek Purwakarta,Gatur Pagi-Siang dan Sore,Cegah Kemacetan

“Tetapi ini hanya bersifat sementara besok lusa pun bisa terjadi lagi atau kembali lagi nyamuknya, nah yang terpenting memang yang paling utama dan prioritas adalah bagaimana PSN yang lebih diprioritaskan,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu daerah yang melaksanakan fogging nyamuk Aedes Aegypti yakni di lingkungan RW 09,Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Ketua RW 9, Yusep Tresna, memamparkan jika kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin dalam rangka pemberantasan Nyamuk Aedes Aegypti.

Ia juga menjelaskan jika di wilayahnya tersebut sudah ada 4 orang warganya yang terkena DBD dan didominasi oleh anak-anak.

Atas inisiatifnya bersama warga, pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Cipanas Tarogong melakukan fogging. Pihaknya juga setiap saat melakukan kampanye mengantisipasi meluasnya wabah DBD.

“Mari kita wujudkan lingkungan yang bersih, indah, sehat, aman, serta tertib dan sejahtera atau BISATIBRA sesuai dengan visi RW 09,” tandasnya.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Kapolda Jabar Pantau Dapur Gizi di Sukawening, Dorong Pelayanan Masyarakat Lebih Berkualitas
Masjid Agung Garut Jadi Finis Bersejarah West Java Extreme Walk 60K
Pangdam III/Siliwangi Pimpin HUT ke-67 Menwa Mahawarman, Tegaskan Semangat Bela Negara Tak Boleh Pudar
Dari Sampah Organik ke Lahan Jagung, Inovasi Polres Garut Patut Dicontoh
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut Turun Bersihkan Kawasan Wisata Situ Bagendit
Curanmor di Haurpanggung Terungkap! Pelaku Dibekuk Polsek Tarogong Kidul, Motor Korban Diduga Sudah Dijual
Motor Misterius di Alun-Alun Wanaraja Akhirnya Bertuan, Polsek Wanaraja Kembalikan ke Pemilik Sah
Polsek Wanaraja Laksanakan Bhakti Sosial Pengeboran Sumur Artesis dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:30 WIB

Kapolda Jabar Pantau Dapur Gizi di Sukawening, Dorong Pelayanan Masyarakat Lebih Berkualitas

Senin, 15 Juni 2026 - 08:51 WIB

Masjid Agung Garut Jadi Finis Bersejarah West Java Extreme Walk 60K

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Pangdam III/Siliwangi Pimpin HUT ke-67 Menwa Mahawarman, Tegaskan Semangat Bela Negara Tak Boleh Pudar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:16 WIB

Dari Sampah Organik ke Lahan Jagung, Inovasi Polres Garut Patut Dicontoh

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut Turun Bersihkan Kawasan Wisata Situ Bagendit

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Masjid Agung Garut Jadi Finis Bersejarah West Java Extreme Walk 60K

Senin, 15 Jun 2026 - 08:51 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!