Kapolres Garut Tak Sekadar Datang Takziyah, Buka Akses Kerja Untuk Keluarga 22 Korban KMP Virgo - Kilas Garut News

Kapolres Garut Tak Sekadar Datang Takziyah, Buka Akses Kerja Untuk Keluarga 22 Korban KMP Virgo

Avatar photo

- Reporter

Senin, 14 September 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Duka mendalam menyelimuti keluarga warga Garut yang menjadi korban musibah kecelakaan laut KMP Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa. Di tengah suasana kehilangan, Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., datang langsung menemui keluarga korban dan memastikan mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian.

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Garut Ny. Vicka Niko, jajaran pejabat utama Polres Garut, Forkopimcam Karangpawitan serta keluarga korban, Kapolres melaksanakan takziyah sekaligus menyerahkan tali asih kepada keluarga korban, Senin (14/9/2026).

Namun, kunjungan tersebut tak berhenti pada ungkapan belasungkawa.
Kapolres Garut bahkan menawarkan akses pekerjaan di lingkungan Polres Garut bagi keluarga dari 22 korban asal Kabupaten Garut.

Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian konkret kepolisian agar keluarga korban tetap memiliki harapan dan tidak larut dalam keterpurukan akibat musibah.

“Yang pertama harus sabar, istighfar dan berikhtiar. Polres Garut tidak akan tinggal diam. Polres Garut sudah menjadi keluarga bagi masyarakat,” tegas AKBP Niko.
Ia meminta keluarga korban tetap kuat menghadapi situasi sulit tersebut.

Menurutnya, dukungan kepada keluarga tidak boleh berhenti hanya pada saat musibah terjadi, tetapi harus diberikan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Polsek Garut Kota Tangkap Dua Pelaku Pencurian Kendaraan R2, Satu Orang Merupakan Ordal

“Silakan datang ke Polres, karena banyak pekerjaan di Polres yang sedang menunggu. Mau jadi apa, nanti kami carikan. Intinya mereka harus semangat supaya tidak down,” ungkapnya.

KMP Virgo Transport 8 diketahui mengalami musibah saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 22 warga Kabupaten Garut, khususnya dari Kecamatan Karangpawitan, menjadi korban dalam musibah tersebut.

Dari jumlah itu, 11 orang telah ditemukan, 9 orang masih dalam pencarian, sementara 2 orang dinyatakan meninggal dunia.
Kondisi tersebut membuat duka keluarga korban semakin berat. Terlebih bagi keluarga yang hingga kini masih menanti kabar keberadaan anggota keluarganya yang belum ditemukan.

Kapolres Garut memastikan jajaran kepolisian akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

“Kami akan koordinasikan dengan Pak Bupati. Yang pasti, pihak kepolisian siap 100 persen untuk mengawal kedatangan korban dari manapun sampai kepada pihak keluarga,” tegasnya.

Untuk korban yang masih dalam pencarian, Polres Garut terus mendoakan agar operasi pencarian segera membuahkan hasil.
Sementara bagi korban yang telah ditemukan, kepolisian siap membantu mengawal seluruh proses pemulangan hingga korban diterima oleh keluarga.

Baca Juga :  Anggota Polsek Pakis Jaya Polres Karawang Pam Objek Wisata Pantai Tanjung Pakis Lakukan Himbauan Kepada Pengunjung Di pesisir Pantai 

Kapolres juga menegaskan bahwa jajaran kepolisian bersama Kapolsek, Forkopimcam dan unsur terkait akan terus turun ke tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan, dukungan serta semangat kepada keluarga korban.

“Kami akan terus berada di tengah masyarakat,” menjadi semangat yang ditunjukkan jajaran Polres Garut dalam menghadapi musibah tersebut.

Kehadiran Kapolres Garut di tengah keluarga korban sekaligus memperlihatkan bahwa wajah kepolisian tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pengamanan. Di tengah situasi paling sulit sekalipun, polisi berupaya hadir sebagai bagian dari keluarga masyarakat.

Di balik tragedi laut yang merenggut dan memisahkan keluarga, ada pesan kuat yang disampaikan Kapolres Garut: keluarga korban tidak boleh merasa sendirian. Negara, melalui kepolisian, harus hadir dan ikut berdiri bersama mereka.

AKBP Niko pun mendoakan seluruh korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Berita Terkait

Camat Cibalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Ancaman Longsor Mengintai Saat Cuaca Ekstrem
Tak Hanya Beri Dukungan Moril, Kapolres Garut Tawarkan Pekerjaan bagi Korban Kapal Virgo
Kemenkes Siapkan Investasi di Atas Rp100 Miliar untuk RSUD dr. Slamet Garut, Rotinsulu Dibidik Jadi RS Berkapasitas Besar
Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Camat Cibalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Ancaman Longsor Mengintai Saat Cuaca Ekstrem

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Tak Hanya Beri Dukungan Moril, Kapolres Garut Tawarkan Pekerjaan bagi Korban Kapal Virgo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Kemenkes Siapkan Investasi di Atas Rp100 Miliar untuk RSUD dr. Slamet Garut, Rotinsulu Dibidik Jadi RS Berkapasitas Besar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!