KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut melakukan penyegaran besar-besaran di jajaran internal kepolisian. Sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran resmi berganti melalui upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di Lapangan Apel Mako Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman No. 204, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (14/9/2026).
Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H. selaku Inspektur Upacara.
Pergantian jabatan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, di antaranya Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kapolsek Limbangan, Kapolsek Wanaraja, Kapolsek Cikajang, Kapolsek Cilawu, Kapolsek Cisompet, Kapolsek Talegong dan Kapolsek Tarogong Kaler.
Untuk posisi Kasat Lantas Polres Garut, AKP Lucky Martono, S.H., M.M. menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada AKP Muthia Khansa Nurwijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H.
AKP Muthia sebelumnya menjabat sebagai Kanitregident Satlantas Polresta Bandung.
Sementara itu, posisi Kasat Samapta Polres Garut diserahterimakan dari AKP Ardiyanto, S.H., M.P. kepada Iptu Ana Gumilang, yang sebelumnya menjabat sebagai KBO Sat Samapta Polres Garut.
AKP Ardiyanto selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Kapolsek Cisompet.
Tak hanya pejabat utama, sejumlah posisi Kapolsek di wilayah hukum Polres Garut juga mengalami pergantian sebagai bagian dari proses penyegaran dan penguatan organisasi.
Dalam amanatnya, Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra menegaskan bahwa Sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus proses penyegaran dan pembinaan karier.
Menurutnya, proses pergantian jabatan dilakukan melalui penilaian dan evaluasi kinerja dengan mempertimbangkan aspek profesionalitas, komitmen serta integritas personel.
“Jangan dijadikan pergantian jabatan ini sebagai kekurangan atau kesalahan, tetapi jadikan jabatan ini sebagai amanah yang menuntut kerja keras serta dedikasi untuk lebih proaktif, kreatif dan inovatif,” tegas AKBP Niko.
Kapolres juga memberikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, pengabdian, kerja keras serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Polres Garut.
Sementara kepada para pejabat yang baru menerima amanah, Kapolres meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik wilayah masing-masing.
Selain itu, para pejabat baru diminta membangun komunikasi serta soliditas dengan seluruh personel dan melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan sebelumnya.
“Jabatan adalah amanah dan kepercayaan, bukan sekadar kedudukan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, profesional dan humanis,” ujar AKBP Niko.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Garut kembali menekankan pentingnya penerapan 3 Etos Kerja Polres Garut, yakni Kerja Keras, Kerja Cerdas dan Kerja Ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menurutnya, keberhasilan institusi tidak mungkin dicapai secara individual, melainkan melalui kekompakan dan kerja sama seluruh personel.
“Setiap keberhasilan yang kita raih, bukan karena satu orang, melainkan karena kita melangkah sebagai satu keluarga,” ungkapnya.
Kapolres berharap rotasi dan mutasi jabatan tersebut mampu membawa energi baru bagi organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Seluruh personel juga diminta terus menjaga kekompakan, soliditas, komunikasi dan semangat kebersamaan, sehingga roda organisasi Polres Garut semakin kuat dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal.
(dk)




























