Kilas Garut News–PS Kanit Binmas Polsek Malangbong Polres Garut Gelar Lomba Gapura yang bertempat di Desa Mekarasih dan Desa Cisitu Kecamatan Malangbong pada hari Rabu (10/08/2022) pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan Lomba Gapura dihadiri dari jajaran Polsek Malangbong AIPTU Suratmin, KASI PMD Kecamatan Malangbong dan Promosi Kesehatan Malangbong. Sasaran kegiatan tersebut adalah warga masyarakat yang bertempat tinggal di Desa Mekarasih dan Desa Cisitu Kecamatan Malangbong.
Lomba Gapura di gelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, yaitu dengan menghias sebuah Gapura yang dapat merepresentasikan Desa tersebut sehingga dapat menjadi ciri khas yang menggambarkan keramahan dan rasa hormat masyarakat baik Desa Mekarasih ataupun Desa Cisitu terhadap masyarakat luar atau tamu yang datang.
Pelaksanaan kegiatan yaitu melakukan penilaian bersama dengan Kepala Desa Mekarasih untuk memperoleh hasil berdasarkan kriteria yang telah di tentukan sebagai bentuk umpan balik bagi pelaksanaan kegiatan Lomba Gapura tersebut.
“Kami harap dengan diadakannya Lomba Gapura ini mampu meningkatkan keaktipan warga masyarakat dan memupuk semangat gotong royong serta kerja sama antara warga masyarakat di Desa Mekarasih dan Desa Cisitu” ucap Kapolsek Malangbong AKP Zainuri, S. Pd.
Menurut laporan yang di sampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan meriah dengan tertib dan lancar.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut.
(Deden Kurnia*).











