KILASGARUTNEWS.id|Aksi balap liar yang kerap memecah kesunyian malam hingga dini hari kini jadi perhatian serius. Jajaran Polres Garut melalui Satuan Samapta tancap gas meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik rawan, Senin dini hari (23/2/2026).
Ruas-ruas jalan yang selama ini disinyalir menjadi “arena dadakan” balap liar, terutama usai tarawih hingga menjelang sahur, menjadi fokus utama penyisiran. Petugas tak hanya berpatroli, tetapi juga melakukan pemantauan ketat dan dialog langsung dengan masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Kasat Samapta Polres Garut, AKP Ardiyanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif demi menyelamatkan nyawa dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Balap liar bukan sekadar pelanggaran hukum. Ini ancaman nyata bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kami tidak akan lengah. Patroli akan terus kami tingkatkan,” tegasnya.
Selain membubarkan potensi kerumunan remaja yang mengarah pada aksi kebut-kebutan, petugas juga memberikan imbauan keras agar generasi muda tidak terjerumus dalam aktivitas berbahaya yang bisa berujung kecelakaan fatal.
Polres Garut juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para orang tua, untuk ikut mengawasi dan membina anak-anaknya agar tidak terlibat balap liar.
Dengan patroli yang digencarkan hingga dini hari, pesan aparat jelas: Tak ada ruang bagi balap liar di Garut! Jalan raya bukan sirkuit, keselamatan adalah prioritas.
(dk)












