Masyarakat Sangat Antusias Akses Layanan Publik dan Saksikan Wayang Golek di Bale Pakuan - Kilas Garut News

Masyarakat Sangat Antusias Akses Layanan Publik dan Saksikan Wayang Golek di Bale Pakuan

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 13 April 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan sekitarnya, sangat antusias mengakses layanan publik yang tersedia dalam program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga di Bale Pakuan (Gedung Pakuan), Kota Bandung, Sabtu (12/4/2025).

i

Masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan sekitarnya, sangat antusias mengakses layanan publik yang tersedia dalam program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga di Bale Pakuan (Gedung Pakuan), Kota Bandung, Sabtu (12/4/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan sekitarnya, sangat antusias mengakses layanan publik yang tersedia dalam program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga di Bale Pakuan (Gedung Pakuan), Kota Bandung, Sabtu (12/4/2025).

Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan. Menurut  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Vini Adiani Dewi, ada sekitar 500 orang yang melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini untuk pelayanan kesehatan, masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan sangat antusias,” kata Vini.

“Untuk pemeriksaan kesehatan meliputi cek kesehatan gratis yang terdiri dari pemeriksaan darah, USG, EKG , imunisasi tercatat 353 orang, ⁠untuk pemeriksaan gigi tercatat 101 orang dan ⁠untuk layanan khitanan gratis 60 orang,” tambahnya.

Dalam Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, Dinas Kesehatan Jabar membuka konsultasi  kesehatan gigi dan kesehatan jiwa kepada masyarakat. Selain itu, Dinas Kesehatan Jabar menggelar permainan edukasi dan membuka layanan kesehatan tradisional seperti akupresur.

“Acara ini sangat membantu memberikan layanan secara langsung, memberikan edukasi dan memberi informasi tentang layanan yang didapatkan di Puskesmas,” kata Vini.

Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga sangat antusias mengikuti edukasi mitigasi bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar. Edukasi yang dikemas melalui storytelling bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kebencanaan, terutama terkait mitigasi bencana.

Baca Juga :  Ketua HPSI GPMPP Satria Cahaya Suci Berikan Apresiasi dan Suport Kepada Atlet Kick Boxing Garut

Salah satu pengunjung Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, Lilis, menuturkan bahwa kegiatan edukasi tentang kebencanaan sangat penting dan perlu diketahui masyarakat.

“Buat kita juga jadi tahu bagaimana untuk penyelamatan. Saya juga tadi mencoba permainan jaring laba-laba, awalnya takut ketinggian, tapi setelah itu terbiasa,” tutur Lilis yang merupakan warga Sukajadi Kota Bandung.

“Storytelling ini juga penting, tadi diceritakan tentang macam-macam bencana di Indonesia, terus bagaimana penanggulangan, bagaimana cara kita untuk bencana kalau misalkan kita tiba-tiba bencana,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan Siswa SMA Negeri 4 Bandung Ule. Menurutnya, edukasi kebencanaan yang dikemas dengan ringan dan menarik dapat meningkatkan pengetahuan pelajar, khususnya terkait mitigasi bencana.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kita menjadi tahu tentang kebencanaan, ternyata bencana sangat banyak jenisnya ada 13,” ucap Ule.

Selain menghadirkan beragam layanan publik, Abdi Nagri Nganjang Ka Warga semakin meriah dengan adanya pagelaran wayang golek pada malam hari. Ribuan masyarakat berbondong-bondong datang ke Bale Pakuan untuk menyaksikan salah satu kekayaan budaya Jabar tersebut.

Baca Juga :  PEPADI Cetak Generasi Pedalangan di Kabupaten Garut

Beralaskan tikar, masyarakat dengan penuh perhatian dan kegembiraan menonton empat dalang sekaligus, yakni Wawan Dede Amung Sutarya, Dadan Sunandar Sunarya, Iman Cecep Supriadi, dan Khanha Ade Kosasih Sunarya.

Salah satu pengunjung, Febi Hakim, menuturkan bahwa pagelaran wayang golek tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan pembelajaran dan filosofi kehidupan.

“Ini jadi pengalaman yang memukau dan sarat pembelajaran. Apalagi, dalam pagelaran wayang golek ini, ada banyak sekali nilai moral, filosofi kehidupan, yang disampaikan dengan ringan dan menghibur,” kata Febi.

Febi juga tak menyangka bahwa antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pagelaran wayang golek ini sangat tinggi. Ia sempat berdesakan untuk mendapatkan tempat yang baik saat menyaksikan pagelaran.

“Bagi generasi muda, ini kesempatan langka untuk mengenal kearifan lokal sekaligus mencintai budaya dari Jawa Barat dengan cara yang menyenangkan,” ucapnya.

“Intinya, saya senang sekali sekaligus bangga bisa menyaksikan langsung pagelaran wayang golek. Semoga acara seperti ini, pagelaran ataupun pertunjukan kesenian lain dari Jawa Barat, bisa digelar secara rutin dan mudah diakses masyarakat,” imbuhnya.

(red)

Berita Terkait

KDM Gegerkan Milangkala Tatar Sunda di Garut, Jalur Kirab Mahkota Binokasih Resmi Jadi Jalan Provinsi
Dipimpin Yugi Bayu Hendarto, 621 Personel Gabungan Amankan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda
Ribuan Pengunjung Padati GPBG 2026, UMKM di Garut Ikut Panen Rezeki
Pesan Damai dari Bupati Garut Syakur Amin Ajak Warga Rawat Persatuan Saat Cap Go Meh 2577/2026
Festival Nabeuh Bedug 2026 Resmi Digelar, Gratis dan Berhadiah dalam Rangka Hari Jadi Garut ke-213 
Bupati Garut Pimpin Prosesi Sakral HJG ke-213, dari Mapag Hurip hingga Ziarah Para Leluhur
Kapolres Garut Cup Lestarikan Budaya, Pererat Silaturahmi Lewat Seni Ketangkasan Domba
Peringati 77 Tahun Wafat R.A. Lasminingrat, Sahabat Museum R.A.A Adiwijaya Gelar Pasanggiri Nga-Dongeng
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:09 WIB

KDM Gegerkan Milangkala Tatar Sunda di Garut, Jalur Kirab Mahkota Binokasih Resmi Jadi Jalan Provinsi

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:40 WIB

Dipimpin Yugi Bayu Hendarto, 621 Personel Gabungan Amankan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

Senin, 27 April 2026 - 12:19 WIB

Ribuan Pengunjung Padati GPBG 2026, UMKM di Garut Ikut Panen Rezeki

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:07 WIB

Pesan Damai dari Bupati Garut Syakur Amin Ajak Warga Rawat Persatuan Saat Cap Go Meh 2577/2026

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:44 WIB

Festival Nabeuh Bedug 2026 Resmi Digelar, Gratis dan Berhadiah dalam Rangka Hari Jadi Garut ke-213 

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!