Wamendagri Dorong Penataan Humanis PKL dan Pengembangan Kreativitas di Garut - Kilas Garut News

Wamendagri Dorong Penataan Humanis PKL dan Pengembangan Kreativitas di Garut

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (21/3/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bima Arya menekankan pentingnya penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) secara lebih baik dan humanis serta mendorong pengembangan kreativitas di Garut.

i

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (21/3/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bima Arya menekankan pentingnya penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) secara lebih baik dan humanis serta mendorong pengembangan kreativitas di Garut.

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (21/3/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bima Arya menekankan pentingnya penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) secara lebih baik dan humanis serta mendorong pengembangan kreativitas di Garut.

Bima Arya menyatakan dukungannya terhadap penataan PKL dengan pendekatan yang manusiawi, termasuk perbaikan infrastruktur seperti pedestrian serta pengurangan “sampah visual” sesuai instruksi Presiden.

“Saya mendukung penataan PKL dengan pendekatan yang manusiawi, memperbaiki infrastruktur seperti pedestrian, serta melakukan penataan kota dengan membersihkan ‘sampah visual’ sesuai instruksi Bapak Presiden,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat dalam penertiban PKL. Menurutnya, PKL harus dimuliakan dan diberikan tempat yang layak agar tetap dapat berusaha tanpa mengganggu ketertiban kota.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menambahkan bahwa penataan PKL di Garut akan dilakukan secara bertahap, dengan solusi jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, pemerintah akan menyediakan lokasi sementara bagi PKL, salah satunya di Islamic Center, sementara solusi jangka panjang masih dalam kajian agar lebih komprehensif.

Baca Juga :  KKL Pasis Seskoad di Garut, Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Bencana

“Ke depan kita akan carikan solusi yang komprehensif sehingga bisa memberikan kebermaknaan tadi,” ucapnya.

Bupati Garut menerangkan, bahwa penataan PKL ini akan direncanakan secara hati-hati sehingga dapat terealisasi dengan baik. “Kami ingin penataan PKL ini berjalan dengan baik tanpa menjadi beban dan kecemburuan bagi masyarakat lain,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengecek aset daerah yang kurang dimanfaatkan, termasuk Gedung PKL. Pemerintah daerah berencana meninjau kembali fungsi gedung tersebut serta mengkaji relokasi PKL ke lokasi yang lebih tepat guna.

Dorongan untuk Acara Kreatif dan Pengembangan Kota
Selain penataan PKL, Bima Arya juga mendorong penyelenggaraan acara kreatif yang melibatkan komunitas olahraga, seni, dan budaya. Ia optimistis, jika semua pihak berkolaborasi, masa depan Garut akan semakin cerah.

Ia juga menyoroti keunggulan Kabupaten Garut, seperti cuaca yang nyaman, keramahan masyarakat, serta tata kota yang relatif sederhana dan terpusat. Menurutnya, jika ditata dengan baik, Garut akan semakin berkembang dan nyaman bagi penduduk maupun pendatang.

Baca Juga :  Satlantas Polres Garut Gencar Sosialisasi Keselamatan Berkendara Selama Ops Zebra Lodaya 2023

“Warga Garut yang someah yang welcome terhadap pendatang itu juga. Yang ketiga tata kotanya kan relatif tidak rumit ya, terpusat gitu. Kalau ditata lebih enak lah sebetulnya,” jelasnya.

Putri Karlina menambahkan bahwa kebersihan kota menjadi faktor penting dalam pembangunan daerah. Ia mengutip arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menyebut bahwa daerah bersih identik dengan daerah yang sejahtera.

“Semoga bisa menjadi spirit buat Garut menata ulang kotanya, membangun desanya supaya menjadi daerah yang bersih karena itu merepresentasikan daerah yang sejahtera,” tandasnya.

Usai memaparkan program di hadapan bupati, wakil bupati, forkopimda, sekda, para pejabat tinggi pratama, dan para administrator, Wamendagri Bima Arya berkesempatan meninjau gelar kendaraan roda empat/roda dalam rangka mendukung Kelengkapan Pengamanan Idul Fitri Pemerintah Kabupaten Garut Tahun 2025 di Halaman Timur Pendopo Garut, terdiri dari Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, PUPR, Dinkes, DLH dan Disparbud serta kendaraan roda dua kasi trantrib kecamatan.

(Deden Kurnia)

Sumber:Diskominfo Garut

Berita Terkait

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Pria Diduga Pelaku Curanmor di Pantai Karang Paranje Diamankan Polisi Usai Nyaris Diamuk Massa
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:24 WIB

Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!