KILASGARUTEWS.id|Sejumlah pejabat dari kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) kunjungi Lapas Kelas II A Garut. Sekretaris Jenderal dari Kemenimpas Dr.Asep Kurnia, MM didampingi Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Eko Budianto, Sekjen Pemasyarakatan, Gungun Gunawan, Kepala Kantor Wilayah Dirjen Imigrasi Jawa Barat Filianto Akbar, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kusni dan sejumlah Kepala UPT Kemiigrasian dan Pemasyarakatan yang ada di wilayah Jawa Barat.
Dr. Asep Kurnia, MM kepada sejumlah awak media saat diwawancarai menyampaikan pihaknya mendukung Asta Cita yang digagas oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan nasional. Minggu (19/1/2025).
Dalam kunjungannya dirinya melihat langsung serta mengapresiasi ada keterlibatan warga binaan Lapas Kelas II A Garut dalam mendukung ketahanan pangan yang saat ini dipimpin oleh Kalapas Rusdedy.
“Saya mengapresiasi Kalapas Kelas II A Garut Bapak Rusdedy atas kepemimpinan saat ini, yang sudah berkomitmen mendukung program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahkan ada beberapa inovasi yang sudah dijalankan oleh Lapas Kelas II A Garut dengan melibatkan warga binaan terutama di sektor pangan ”ucap Asep.
Dirinya menambahkan untuk ketahanan pangan sendiri merupakan prioritas pemerintah dengan tujuan ada peningkatan kemandirian bangsa yang digagas oleh Bapak Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam memperkuat program ketahanan pangan Lapas Kelas II A garut juga menggandeng sejumlah mitra untuk bekerjasama dalam pengolahan hasil kerajinan warga binaan baik pengolahan lahan pertanian, peternakan dan hasil panen.
“Saya yakin warga binaan Lapas Kelas II A Garut akan terus berkembang dan terus berinovasi, dan saya berharap bisa menjadi contoh untuk lapas yang ada di Indonesia” tambahnya.
Pantauan awak media ada 400 ekor domba yang dipelihara oleh warga binaan Lapas Kelas II A Garut yang sudah menembus ekspor.
Hal senada disampaikan Kalapas Kelas II A Garut Rusdedy menyampaikan, ternak domba garut dijadikan komoditas unggulan yang saat ini menjadi ikon kabupaten garut selain jeruk dan dodolnya.
Pihaknya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang sudah berkunjung ke Lapas Kelas II A Garut yang sudah diwakili oleh Sekretaris Jenderal Bapak Dr.Asep Kurnia, MM.
“Terima kasih kepada Sekjen Kemenimpas Bapak Dr. Asep Kurnia, MM, yang sudah berkunjung ke Lapas Kelas II A Garut”, katanya.
Saat ditanya bagaimana “Dapur Sehat” di Lapas Kelas II A Garut, Dr. Asep Kurnia, MM, sangat mengapresiasi dan akan menjadi dapur percontohan untuk lapas yang lain.
“makanannya enak, higienis, terima kasih Lapas Kelas IIA Garut saya senang bisa mencicipi hidangannya”pungkas Asep.
(Deden Kurnia).











