Bencana Banjir Lumpur dan Longsor di Samarang Akibatkan Sejumlah Rumah dan Lahan Pertanian Habis Tergerus - Kilas Garut News

Bencana Banjir Lumpur dan Longsor di Samarang Akibatkan Sejumlah Rumah dan Lahan Pertanian Habis Tergerus

Avatar photo

- Reporter

Senin, 10 Januari 2022 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Akibat curah hujan yang cukup tinggi di kecamatan Samarang kabupaten Garut mengakibatkan di sejumlah titik di kecamatan Samarang terjadi banjir lumpur dan longsor serta pohon tumbang.

Camat Samarang Neneng Marlina saat dihubungi melalui seluler pribadinya membenarkan telah terjadi bencana banjir dan longsor terjadi sekaligus di empat titik di kecamatan Samarang kabupaten Garut Jawa Barat.

“benar telah terjadi bencana banjir di empat titik di kecamatan Samarang akibat hujan besar terjadi mulai pukul 15.00-17.00 WIB” katanya. Senin 10/1/2022.

Kali ini bencana banjir lumpur kata Neneng Marlina terjadi di Kp.Legok Pulus RT 02 RW 07 Desa Sukakarya sekitar pukul 15.30-16.00 WIB, mengakibatkan dua unit rumah milik pak Asep dan pak Endang terkena dampak dari bencana Banjir lumpur.

Bukan hanya rumah saja yang terdampak akibat banjir lumpur lanjut Neneng Marlina dua bidang kebun tanaman sayuran milik pak Amar seluas 500 tumbak termasuk milik pak Supian ikut tergerus bahkan sebanyak dua unit sepeda motor roda dua milik pak Asep ikut tergerus akibat banjir lumpur.

Dalam kejadian di lokasi ini alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Neneng Marlina menyampaikan untuk penanganan pertama dalam kejadian bencana banjir lumpur ini dipimpin langsung oleh forkopimcam Samarang bersama warga setempat ikut membersihkan material dan sampah di rumah warga dan jalan desa dilanjutkan oleh 3 Pilar Desa Sukakarya kecamatan Samarang, sementara dalam waktu yang bersamaan forkopimcam mendapatkan laporan kejadian longsor di Desa Parakan.

Baca Juga :  Lili Alami Patah Tulang di Kaki Saat Tabrakan Dengan Mobil Pertamina di Jalur Cisompet

Lanjut Neneng Marlina untuk titik bencana longsor yang ke dua terletak di Kp.Cidarengdeng RT 01 RW 02 Desa Parakan Kecamatan Samarang.

“kejadian longsor mengakibatkan pohon tumbang dan material longsoran menutupi jalan Kp.Cidarengdeng dan menimpa sebuah rumah Semi Permanen ukuran Milik Cece Nurjaman (24) yang dihuni oleh 3 KK , 11 jiwa namun tidak ada korban jiwa, kerugian materi rumah rusak berat ukuran 3×6 M2 dengan taksiran kerugian sekitar Rp.30.000.000, ( tiga puluh juta rupiah )” ujar Neneng Marlina

Untuk sementara kata Nenneg Marlina warga yang terdampak longsor mengungsikan korban penghuni rumah ke rumah warga sekitar yang lebih aman membersihkan materi longsoran bersama warga masyarakat dipimpin oleh Kepala Desa Parakan bersama kurang lebih 100 orang masyarakat sampai saat ini pukul 20.15 WIB masih berlangsung.

Baca Juga :  Library Club SMA Negeri 19 Garut Adakan Pelatihan Menulis Opini di Media Massa

Bencana longsor dilokasi ini kata Neneng Marlina pihaknya sudah koordinasi dengan Kalak BPBD dan Kabid Dinsos.

“Bantuan tanggap darurat alhamdulillah telah di berikan dari BPBD berupa Gergaji Mesin dan paket tanggap darurat untuk korban dan masyarakat yang bergotong royong” ucapnya.

Titik lokasi ke tiga masih kata Neneng Marlina terjadi banjir luapan air di sepanjang jalan kamojang mulai dari Kp.Randukurung-Ciarileu-Cidadali-Situhapa-Legok Pulus dan longsoran tebing di beberapa lokasi tersebut.

Luapan air yang sangat besar kata Neneng mengakibatkan drainase tertutup tanah,dahan dan sampah serta mengakibatkan jalan semakin rusak dengang lubang semakin dalam.

Neneng berharap Dinas PUPR segera memberikan bantuan sirtu beberapa truk untuk menutup sementara lubang-lubang jalan dan bantuan personil serta alat untuk membersihkan drainase sepanjang jalan tersebut yang jauh dari masyarakat.

“Titik lokasi longsor yang ke empat adanya pohon tumbang tepatnya di Kp.Ciarileu RW 01 Parakan mengakibatkan tertimpanya salah seorang pengendara roda dua yang merupakan warga Kp.Kurjati Desa Parakan dalam kondisi luka ringan di sekujur tubuhnya”pungkasnya. (Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas
Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum
Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:09 WIB

Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Kamis, 23 April 2026 - 20:38 WIB

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!