Kalak BPBD Garut Sebut Sebanyak 5 Kecamatan Terkena Banjir Akibat Curah Hujan Intensitas Tinggi - Kilas Garut News

Kalak BPBD Garut Sebut Sebanyak 5 Kecamatan Terkena Banjir Akibat Curah Hujan Intensitas Tinggi

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 31 Maret 2023 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut, sebanyak 5 kecamatan terkena banjir. Di Kecamatan Talegong, Kampung Rumah Peuteuy di Desa Mekarmulya, diterjang banjir bandang. Camat Talegong, Muhammad Badar Hamid, melaporkan, banjir yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini terjadi akibat curah hujan cukup tinggi yang mengguyur daerah tersebut. Rabu (29/3/2023).

Akibatnya banjir bandang yang membawa material batu dan lumpur ini memutus jalan kabupaten yang ada di lokasi kejadian hingga lumpuh total dan tidak bisa dilintasi.

“Saat ini jalan kabupaten lumpuh total tidak bisa dilintasi, karena material berupa batu turun ke badan di Kampung Rumah Peuteuy Gunung Cabe RT 03 RW 01 Dusun Cigembong Desa Mekarmulya,” ujar Badar dalam laporan tertulisnya.

Selain itu akibat banjir bandang ini, imbuh Badar, membuat satu rumah milik warga bernama Yuyus (57) kini kondisi dan posisinya terancam.

Meskipun begitu, Badar mengungkapkan tidak ada korban jiwa atau pun korban luka akibat kejadian bencana ini. Adapun tindak lanjut dari kejadian tersebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan upaya pembersihan material banjir di lokasi terdampak.

Selain di Talegong, banjir juga menerjang beberapa desa di Kecamatan Bayongbong, Bahkan, berdasarkan informasi yang didapatkan dari Camat Bayongbong, Frederico Fernandes, terdapat 5 rumah warga yang terdampak banjir, dengan kerugian ditaksir kurang lebih 100 juta rupiah.

Baca Juga :  KRYD Garut Lautan Biru Polres Garut Terus Digelorakan Sebagai Upaya Tekan Angka Kriminalitas

Ia memaparkan jika banjir yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi dari pukul 14.00 WIB – 19.00 WIB ini, tak hanya berdampak terhadap rumah milik warga saja, melainkan berdampak kepada beberapa bangunan lain juga seperti masjid di Kampung Cimuncang RT 003 RW 006 Desa Salakuray yang terendak, Tembok Penahan Tanah (TPT) dj Kampung Cikajar RT 003 RW 004, Desa Sukarame yang rusak, hingga jalan sepanjang 50 meter juga terdampak bencana banjir ini.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Satria Budi, Kamis (30/3/2023), hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air anak sungai meningkat mengalami luapan ke ruas badan jalan, tepatnya Jl. Raya Bayongbong Kampung Nangoh Az-Zahra, sehingga akses lalu lintas sempat terganggu, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, dan pada pukul 16.18 WIB air sudah mulai surut secara berangsur-angsur dan lalu lintas normal kembali.

Dari Kecamatan Cikajang dilaporkan dua desa terdampak hujan dengan intensitas tinggi. Di Desa Padasuka, tepatnya di Kampung Padasuka RT 03 RW 03, tembok penahan tanah (TPT) ambruk setinggi kurang lebih 6 meter dan lebar 20 meter, mengakibatkan 2 unit rumah terdampak. Sedangkan di Desa Cikajang, tembok penahan tanah (TPT) ambruk setinggi kurang lebih 6 meter dan lebar 18-20 meter tepatnya di Kp. Peuntas RT.01 RW.04 Desa Cikajang mengakibatkan 2 unit rumah terdampak banjir.

Baca Juga :  Pelaksanaan Kegiatan Sinergitas Polisi Caket Bhabinkamtibmas Polsek Jatisari Polres Kaarawang Dengan TNI 

Dari Kecamatan Caringin dilaporkan, Kp. Jonih RT.003 RW.007 Desa Purbayani, mengalami hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang sekira pukul 16.00 WIB, mengakibatkan 1 unit rumah roboh, penyintas dengan 1 Kepala Keluarga 4 Jiwa ini untuk  sementara  ditempatkan di rumah keluarganya yang lebih aman.

Dari Kecamatan Banyuresmi, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Garut melakukan Asessment di lokasi kejadian di Kp. Cigaruguy, Desa Pamekarsari, atas laporan  masyarakat serta perangkat desa, akibat  hujan mengguyur wilayah tersebut dengan intensitas tinggi dari pukul pukul 14.00 WIB, sampai dengan pukul 16.00 WIB, mengakibatkan terjadi banjir akibat meluap air dari jalan raya _bypass_, sehingga berdampak pada beberapa unit rumah warga serta fasilitas umum, terdiri dari 32 unit rumah terdampak serta 2 unit fasilitas ibadah terdampak dengan ketinggian air kurang lebih 70 Cm.

Untuk sementara ini, bencana banjir tidak menimbulkan korban jiwa, dan para penyintas bencana telah mengungsi ke rumah yang dinilai lebih aman.(dk*).

Berita Terkait

78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak
Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa
Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP
Polres Garut Kini Punya SPKLU, Sinergi dengan PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak

Selasa, 1 September 2026 - 00:28 WIB

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!