Wabup Garut Sebut Kerusakan Rumah di Pasirwangi Terus Bertambah Pasca Gempa Bumi - Kilas Garut News

Wabup Garut Sebut Kerusakan Rumah di Pasirwangi Terus Bertambah Pasca Gempa Bumi

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 5 Februari 2023 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Terdapatnya perbedaan signifikan dalam laporan kerusakan rumah pada hari pertama dan hari kedua di Kecamatan Samarang disebabkan kondisi geografis.

“Cuman kalau dilihat kondisi geografis ini kan kampungnya itu tercecer gitu kan, sehingga laporan hari pertama jauh berbeda dengan laporan hari kedua. Nah sekarang laporan terakhir itu 180an dari awal 45,” ucap Wakil Bupati Garut (wabup), dr. Helmi Budiman, dalam keterangannya, di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (4/2/2023), dalam rangka monitoring di pasca gempabumi Magnitudo 4,3.

Wabup mengungkapkan, diperkirakan jumlah kerusakan rumah di Kecamatan Pasirwangi akan bertambah mengingat jumlah kerusakan di Kecamatan Pasirwangi dalam laporan sebelumnya lebih banyak daripada Kecamatan Samarang.

Baca Juga :  Mobil Terperosok di Leles, Unit Laka Lantas Polres Garut Gercep Evakuasi Korban

“Nah kalau yang Samarang saja dari 45 ke 180, nah ini yang Pasirwangi ini belum selesai (verifikasi) karena lebih banyak yang Pasirwangi, yang Pasirwangi itu pertama aja yang hari pertama saja kan 450, mungkin itu lebih dari berapalah jadi belum (selesai), nah yang Pasirwangi mudah-mudahan hari ini selesai,” ucapnya.

Ia menuturkan, setelah data verifikasi selesai, pihaknya akan menentukan nominal bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat penyintas gempabumi yang rumahnya mengalami kerusakan, sesuai kemampuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga :  Rudy Gunawan Lepas Ribuan Alumni Untuk Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-65 SMPN 2 Garut

“Jadi kalau rusak ringan paling maksimal 2,5 juta, yang sedang maksimal 5 juta, dan yang berat maksimal 25, kalau 50 itu relokasi, ini kan tidak ada relokasi. Nah ini juga maksimal, ini kan akan dihitung langsung oleh (Dinas) Perkim sehingga nanti diketahui jumlah kerugiannya berapa,” tuturnya.

Wabup menegaskan, atas kejadian gempabumi itu, tidak ada yang harus dilakukan evakuasi dan relokasi, mengingat gempa terjadi dikarenakan pergerakan dari sesar garsela.

Dalam kesempatan ini juga, Wabup Garut menyerahkan secara simbolis bantuan makanan untuk penyintas bencana gempa bumi di Kecamatan Samarang.

Berita Terkait

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan
Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya
Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur
Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan
Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan
Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:14 WIB

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

Senin, 20 April 2026 - 21:18 WIB

Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya

Senin, 20 April 2026 - 19:56 WIB

Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02 WIB

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Senin, 20 Apr 2026 - 13:14 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!