SEMMI Garut Siap Advokasi Kejanggalan Hasil Seleksi PPS - Kilas Garut News

SEMMI Garut Siap Advokasi Kejanggalan Hasil Seleksi PPS

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 25 Januari 2023 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|KPUD Garut melantik ratusan anggota Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) Pemilu 2024 kabupaten Garut secara serentak beberapa waktu lalu.

Di balik suksesnya acara pelantikan, ternyata dugaan miring justru muncul dari para peserta seleksi PPS. Hal ini mendapat respon keras dari Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Garut. Rabu (25/01/2023).

“Setelah terlaksananya pelantikan PPS banyak aduan masuk ke kami prihal kejanggalan pengumuman hasil seleksi PPS dari para peserta di beberapa desa yang tersebar diseluruh kecamatan diKabupaten Garut,” ungkap Fathan.

Lebih lanjut Fathan menjelaskan bahwa setelah dilaksanakanya pelantikan PPS oleh KPU Garut, SEMMI mendapat banyak aduan melalui media sosial dan WhatsApp.

Baca Juga :  Pimpin Sertijab, Pangdam III/Slw Ingatkan Karakter dan Inisiatif

“Ya, SEMMI mendapat banyak aduan dan kita sedang menampung aduan lainya, jika ada dari peserta seleksi PPS yang merasa hasil kelolosan janggal bisa hubungi SEMMI melalui Media Sosial kami atau Whatsapp aduan yang kami sediakan.” lanjut Fathan.

Bahkan SEMMI mengklaim sudah memiliki banyak bukti kejanggalan dalam penentuan hasil kelolosan PPS dikabupaten Garut.

“Kami sudah mendapat banyak bukti yang diduga merupakan kejanggalan, contoh ada satu peserta seleksi yang memiliki nilai CAT tertinggi namun gagal, kedua tidak adanya transparansi dari nilai wawancara, bahkan disalah satu desa terdapat peserta seleksi yang tidak mengikuti tes wawancara namun ditetapkan sebagai anggota PPS terpilih,” terangnya.

Baca Juga :  Propam Polres Garut Lakukan Pengecekan Personel Ops Ketupat Lodaya 2023 

Sedangkan dalam tahapan seleksi PPS ada beberapa aturan dan pasal dalam penyelenggaraan pemilu yang di laksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), salah satunya Pasal 3 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyebutkan ada 11 prinsip penyelenggara pemilu, yaitu mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif, dan efisien.

Berita Terkait

Camat Cibalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Ancaman Longsor Mengintai Saat Cuaca Ekstrem
Tak Hanya Beri Dukungan Moril, Kapolres Garut Tawarkan Pekerjaan bagi Korban Kapal Virgo
Kemenkes Siapkan Investasi di Atas Rp100 Miliar untuk RSUD dr. Slamet Garut, Rotinsulu Dibidik Jadi RS Berkapasitas Besar
Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Camat Cibalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Ancaman Longsor Mengintai Saat Cuaca Ekstrem

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Tak Hanya Beri Dukungan Moril, Kapolres Garut Tawarkan Pekerjaan bagi Korban Kapal Virgo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Kemenkes Siapkan Investasi di Atas Rp100 Miliar untuk RSUD dr. Slamet Garut, Rotinsulu Dibidik Jadi RS Berkapasitas Besar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!