Kilas Garut News-Polsek Wanaraja Polres Garut melaksanakan giat monitoring realisasi program ketahanan pangan ternak domba di Kampung Citangtu RT 02 RW 11, Desa Citangtu, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Senin (12/9/2022).
Dalam kesempatan itu pula, Jajaran Polsek Wanaraja sekaligus Silaturahmi pembinaan dan Himbauan Harkamtibmas agar senantiasa Menghindari Sikap Intoleransi, bijak dalam menggunakan Medsos dan jangan mudah percaya serta terprovokasi dengan informasi yang belum pasti kebenaranya (HOAX).

” Monitoring Realisasi Program Ketahanan Pangan sekaligus juga himbauan harkamtibmas, hindari sikap intoleransi, bijak dalam gunakan medsos dan jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang belum pasti kebenarannya.”, ungkap Kapolsek Wanaraja Kompol Wawan Setiawan.
Anggota Polsek Wanaraja yang melakukan giat monitoring itu yakni Bhabinkamtibmas Desa Citangtu Brigadir Opik Ruhiyat.
“Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan kondusif.”, pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











