Kilas Garut News-Polsek Leles hadiri peragaan Manasik Haji Anak TK (Taman Kanak-Kanak) RA di lapangan Sepak Bola Alun-Alun Leles Kecamatan Leles Kabupaten Garut pada hari Sabtu (10/9/2022) pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.
Menghadiri kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Wakapolsek Leles Iptu H. Anas N bersama anggota Polsek Leles lainnya serta dihadiri oleh Camat Leles, Batuud Koramil Leles, Korwil KKRA Wilayah X, Perwakilan Kemenag Kabupaten Garut, dan Ketua MUI Kecamatan Leles.
Peragaan Manasik Haji Anak TK ini dengan peserta peraga Manasik Haji 766 orang siswa TK RA di lingkungan KKRA (Kelompok Kerja Raudlotuf Athfal) Wilayah X (sepuluh).
“Alhamdulillah sangat menyenangkan melihat anak-anak seantusias ini dalam melaksanaan peragaan Manasik Haji. Semoga kelak mereka dapat melaksanakan Manasik Haji dengan nyata di masa depan” ungkap Wakapolsek Leles Iptu H. Anas N.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dalam situasi aman dan kondusif.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











