Kilas Garut News- Polsek Karangpawitan Polres Garut menghadiri pembukaan Turnamen Sepakbola mini se-Desa Situgede, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Minggu (28/8/2022).
Pembukaan Turnamen itu bertempat di Lapangan Puja Kampung Jati RT 02 RW 11, Desa Situgede,Karangpawitan, Garut. Yang dihadiri Plh Kapolsek Karangpwitan, Kepala Desa Situgede, Bhabinkamtibmas, Babinsa, ketua Karangtaruna, dan yang lainnya.
Plh Kapolsek Karangpawitan AKP Budi Jakaria mengatakan, Pembukaan Turnamen Sepak Bola Mini Se-Desa Situgede ini merupakan rangkaian untuk memeriahkan HUT RI ke 77.
” Kami himbau semua peserta maupun panitia, dan seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas pada setiap pertandingan, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.”, ungkapnya.

Kapolsek berharap pertandingan demi pertandingan nanti berjalan sesuai dengan harapan, jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan mencederai nilai-nilai sportivitas.
” Sekali lagi jaga harkamtibmas dan protokol kesehatan, Jungjung tinggi sportifitas di setiap pertandingan.”,pungkas Kapolsek.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











