Perempuan Tersambar Petir Saat di Sawah, Kapolsek Kadungora Sebut Tubuh Korban Terbakar dan Tewas - Kilas Garut News

Perempuan Tersambar Petir Saat di Sawah, Kapolsek Kadungora Sebut Tubuh Korban Terbakar dan Tewas

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 16 Januari 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di pinggir sawah Kampung Babakan Cikalang, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Rabu sore(15/01/2025) pukul 16.15.

i

Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di pinggir sawah Kampung Babakan Cikalang, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Rabu sore(15/01/2025) pukul 16.15.

KILASGARUTNEWS.id|Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di pinggir sawah Kampung Babakan Cikalang, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Rabu sore (15/01/2025) pukul 16.15.

Korban yang diketahui bernama Teti (35), diduga meninggal akibat tersambar petir saat hujan lebat disertai petir melanda kawasan tersebut.

Menurut keterangan saksi, Hendri Somantri (20) sekitar pukul 15.00 WIB, ia bersama temannya, Agung Hajudin (24) sedang dalam perjalanan menuju Kampung Nangoh untuk membeli karung. 

Baca Juga :  438 Jemaah Haji Asal Garut Sudah Tiba Dengan Selamat

Ketika melewati pinggir sawah, keduanya melihat seorang perempuan tergeletak dalam keadaan tertelungkup. 

Setelah mendekat, mereka mendapati korban tidak bernafas, kemudian meminta bantuan warga sekitar.

Warga yang datang ke lokasi menemukan korban mengeluarkan darah dari hidung dan mulut, serta terdapat robekan tidak beraturan pada celana korban. 

Kapolsek Kadungora Kompol Deden Saripin mengatakan kondisi rambut korban juga terlihat seperti terbakar. Korban segera dibawa ke rumahnya dan kemudian dirujuk ke Klinik Nurhayati. 

Baca Juga :  Kapolres Garut Jadi Pembaca Teks Pancasila Pada Upacara Peringatan HUT RI ke 77

Namun, pihak medis menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai takdir dan menolak untuk dilakukan autopsi. 

“Kami menghimbau kepada seluruh warga agar menghindari tempat terbuka ketika hujan turun dan jangan berteduh di bawah pohon ketika hujan turun karena rawan tersambar petir.” Pungkas Deden.

(Deden Kurnia/IMM Polres Garut*).

Berita Terkait

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP
Polres Garut Kini Punya SPKLU, Sinergi dengan PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Laka Laut di Muara Kancil Cikelet
Dandim 0611/Garut Dorong Terwujudnya Jembatan Perintis Garuda, Pangdam III/SLW Resmikan Langsung
Korcam dan SPPG Karangpawitan Kompak Dukung Kegiatan Masyarakat dari 1 Muharram hingga HUT RI ke-81
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Polres Garut Kini Punya SPKLU, Sinergi dengan PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Laka Laut di Muara Kancil Cikelet

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!