Pangdam III/Slw, Tinjau Lokasi Ledakan Munisi di Garut - Kilas Garut News

Pangdam III/Slw, Tinjau Lokasi Ledakan Munisi di Garut

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 13 Mei 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

i

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

Kejadian tragis yang terjadi pada Senin, 12/05/2025, mengakibatkan 13 korban jiwa, terdiri dari 4 anggota TNI AD dan 9 warga sipil. Ledakan terjadi saat kegiatan pemusnahan munisi afkir atau tidak layak pakai milik inventaris TNI AD. Pangdam III/Slw menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut.

“Atas nama keluarga besar Kodam III/Slw, kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para prajurit TNI AD yang gugur. Mereka adalah prajurit berdedikasi tinggi. Kami juga turut berduka cita atas meninggalnya warga sipil. Mari kita doakan bersama agar para korban mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Pangdam.

Baca Juga :  Pelayanan Adminduk Garut Bersinar, Tiga Penghargaan Tingkat Jawa Barat Berhasil Diraih

Penanganan terhadap para korban telah dilakukan, baik dari sisi identifikasi maupun proses pemakaman. Tim forensik bekerja sama dengan instansi terkait tengah melakukan identifikasi korban yang belum dikenali. Selain itu, Kodam III/Slw juga memberikan santunan kepada keluarga korban sipil sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa.

Lokasi kejadian hingga kini masih disterilkan oleh aparat TNI dan kepolisian. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bahan berbahaya yang tersisa.

“Kami berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjamin lokasi benar-benar aman bagi warga sekitar. Saat ini masih ada potensi bahaya sehingga warga dilarang mendekat,” jelas Pangdam.

Terkait penyebab ledakan, Pangdam menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung oleh tim investigasi TNI AD, termasuk mengusut lebih jauh bagaimana warga sipil bisa menjadi korban dalam kejadian yang terjadi di lahan milik BKSDA Kabupaten Garut, yang selama ini rutin digunakan untuk pemusnahan munisi dan berlokasi jauh dari permukiman warga.

Baca Juga :  LKS Al Usman Sucinaraja Garut Terus Bergerak Bantu Masyarakat Tidak Mampu, 35 Anak Yatim dan Jompo Dapat Kartu BPJS PBI 

Langkah-Langkah Penanganan di Lapangan mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian dan mengamankan area agar tidak ada masyarakat yang mendekat hingga lokasi benar-benar steril serta menyisir lokasi bersama tim TNI AD untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak aktif atau berbahaya.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Diharapkan seluruh proses penanganan dan investigasi dapat berjalan lancar, dan tidak terjadi hal serupa di masa mendatang.

(Deden/Pendam III/Siliwangi)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih
Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie
Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan
Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:07 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 10:09 WIB

Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie

Sabtu, 26 September 2026 - 21:38 WIB

Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!