Mesin Pengaduk & Pengering Pupuk Inovasi Sektor 18, Solusi Atasi Sampah Organik Bernilai Ekonomis - Kilas Garut News

Mesin Pengaduk & Pengering Pupuk Inovasi Sektor 18, Solusi Atasi Sampah Organik Bernilai Ekonomis

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 15 Februari 2023 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Percepatan pemulihan Sungai Citarum terus dilakukan dengan berbagai Inovasi teknologi terapan. Seperti yang dilakukan Sektor 18, di samping melakukan pembersihan sungai dari sampah, penanaman pohon dan penataan Bantaran Sungai, juga mencari solusi terhadap keberadaan sampah organik agar tidak mengganggu lingkungan. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah mesin pengaduk dan pengering pupuk organik.

Hal ini disampaikan Dansektor 18 Kolonel Czi Suyatrinu Wardedi kepada media di Posko Sektor 18, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Rabu (15/02/2023).

Dikatakan Dansektor, sampah organik yang terus tersebar di sekitar bantaran sungai harus ada solusi kreatif agar tidak seluruhnya masuk ke aliran sungai yang bisa menutup aliran serta mempercepat sedimentasi.

Baca Juga :  Seorang Pemuda Tewas di Cimanuk, Polsek Leuwigoong Polres Garut Berhasil Evakuasi 

Mesin pengaduk dan pengering pupuk organik tersebut menggunakan mesin diesel berkekuatan 13 PK dan berbahan bakar solar. Dirakit menggunakan 2 buah gearbox, 2 batang besi U dan 2 buah drum. Mesin mempunyai kapasitas mengaduk 200 Kg pupuk organik basah atau 100 Kg pupuk organik kering seperti slat susu, kotoran hewan dan enceng gondok hingga output produk yang dihasilkan lebih seragam.

“Proses pencampuran bahan baku yang optimal sangat berpengaruh
terhadap pupuk organik yang dihasilkan. Sehingga mesin pengaduk ini penting keberadaannya dalam mendukung pengolahan pupuk organik. Pencampuran bahan baku pupuk organik sebenarnya bisa dilakukan secara manual, selama kapasitas produksi masih kecil. Namun jika pengolahan yang sudah banyak, maka akan membutuhkan orang yang banyak dan tidak efisien,” tutur Dansektor.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Tegalwaru Polres Karawang Giat Kring Serse

Dengan inovasi mesin pengaduk pupuk organik berkualitas, bisa meminimalisir biaya produksi pengolahan pupuk. Kelebihan mesin tersebut selain bisa mengaduk dengan rata juga dapat mengeringkan pupuk organik basah.

Proses pencampuran pupuk organik menggunakan mesin pengaduk dan pengering pupuk organik oleh Sektor 18 dilakukan melalui beberapa tahap. Bahan baku terlebih dahulu dicacah dan difermentasi menggunakan Bios 44 DC kemudian dibiarkan selama 3 hari. Selanjutnya dimasukkan ke dalam mesin pengaduk.

“Hasil olahan dari mesin pengaduk dan pengering pupuk organik ini mempunyai nilai ekonomi yang bermanfaat bagi para petani sebagai pupuk tanaman palawija, padi, hias dan lainnya,” jelas Dansektor. (Pendam III/Siliwangi).

Berita Terkait

Kapolres Garut Tak Sekadar Datang Takziyah, Buka Akses Kerja Untuk Keluarga 22 Korban KMP Virgo
Sertijab Besar-Besaran di Polres Garut, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Berganti
Duka Kapal Virgo Transport 8, Bupati Garut Turun Langsung Temui Keluarga Korban di Karangpawitan
Kapolda Jabar Ziarah ke Sunan Godog Garut, Santuni Warga dan Perkuat Silaturahmi
Jumat Keliling di Karangpawitan, Kapolda Jabar Perkuat Sinergi Polri, Ulama dan Masyarakat
Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Perintahkan Siaga Satu, Kamtibmas dan Nobar Jadi Perhatian
Baja Fight Academy Garut Perkuat Konsolidasi, Siapkan Deklarasi Akbar hingga Event Imperium Siliwangi Road Temu Tarung 3
Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:06 WIB

Kapolres Garut Tak Sekadar Datang Takziyah, Buka Akses Kerja Untuk Keluarga 22 Korban KMP Virgo

Senin, 14 September 2026 - 12:34 WIB

Sertijab Besar-Besaran di Polres Garut, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Berganti

Senin, 14 September 2026 - 11:31 WIB

Duka Kapal Virgo Transport 8, Bupati Garut Turun Langsung Temui Keluarga Korban di Karangpawitan

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

Kapolda Jabar Ziarah ke Sunan Godog Garut, Santuni Warga dan Perkuat Silaturahmi

Jumat, 11 September 2026 - 22:12 WIB

Jumat Keliling di Karangpawitan, Kapolda Jabar Perkuat Sinergi Polri, Ulama dan Masyarakat

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!