Layani 120 Pemohon Paspor Setiap Hari, Sekjen Kemen Imipas RI Kunjungi Garut - Kilas Garut News

Layani 120 Pemohon Paspor Setiap Hari, Sekjen Kemen Imipas RI Kunjungi Garut

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 19 April 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kenmen Imipas) Republik Indonesia, Asep Kurnia, meninjau kesiapan pembangunan Unit Layanan Paspor (ULP) di Gedung KORPRI, Jalan Patriot, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (19/4/2025).

i

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kenmen Imipas) Republik Indonesia, Asep Kurnia, meninjau kesiapan pembangunan Unit Layanan Paspor (ULP) di Gedung KORPRI, Jalan Patriot, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (19/4/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kenmen Imipas) Republik Indonesia, Asep Kurnia, meninjau kesiapan pembangunan Unit Layanan Paspor (ULP) di Gedung KORPRI, Jalan Patriot, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (19/4/2025). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari upaya peningkatan pelayanan publik di daerah.

Asep menjelaskan, pembentukan ULP di Garut merupakan respons atas lonjakan antrean layanan paspor yang sempat terjadi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Garut. Ia menyebut, keterbatasan kuota pelayanan di MPP mendorong pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk membentuk ULP tersendiri.

“Karena kemarin tanggal 10 (April) terjadi antrean di Mal Pelayanan Publik, saya bersama Pak Sekda berkolaborasi agar tidak terjadi hal serupa. Maka diinisiasi pembentukan Unit Layanan Paspor,” ujar Asep Kurnia.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Garut atas dukungannya, termasuk penyerahan Gedung KORPRI untuk digunakan sebagai lokasi ULP. Asep yang merupakan putra daerah Garut ini berharap kehadiran ULP dapat menjadi cikal bakal berdirinya Kantor Imigrasi Garut di masa depan.

Baca Juga :  Roda Empat Terbakar Hebat, Polsek Samarang Polres Garut Olah TKP

Rencananya, ULP Garut akan mulai beroperasi sebelum Iduladha tahun ini. Dengan empat booth pelayanan, ULP ditargetkan mampu melayani hingga 120 pemohon paspor setiap hari. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding pelayanan di MPP yang hanya buka dua kali seminggu dengan kuota terbatas.

“Artinya nanti untuk menampung ya para pemohon dari Garut, dari Sumedang, mungkin juga dari perbatasan Tasik yang lebih dekat ke Garut mereka akan kesini nantinya,” jelas Asep Kurnia.

Meski berlokasi di Garut, ULP tersebut untuk sementara akan berada di bawah tanggung jawab Kepala Kantor Imigrasi Tasikmalaya. Namun, akan ada pimpinan unit yang ditempatkan langsung di Garut.

“Mudah-mudahan ke depan kalau kantor sendiri ya nanti ada Kepala Kantor Imigrasi Garut, kita harapkan seperti itu,” ucap Asep..

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memastikan kesiapan pihaknya mendukung operasional ULP, termasuk penganggaran dan koordinasi dengan pihak Kantor Imigrasi Tasikmalaya.

Baca Juga :  5 Rumah Terancam Longsor, Kapolsek Cikajang Polres Garut Menghimbau Agar Mengungsi Untuk Sementara Waktu   

“Mudah-mudahan kita juga siap dengan penganggaran. Iya (ada anggaran terpisah), jadi kita untuk mengakumulasikan lah untuk kepentingan imigrasi ULP khususnya insha Allah sudah kita siapkan,” ungkap Nurdin Yana.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Tasikmalaya untuk mematangkan persiapan operasional ULP.

“Jadi kita akan lihat di situ bagaimana ULP itu ada. Setelah itu barangkali kita tetapkan, kira-kira support dananya ada di posisi mana nih kurang lebih seperti itu,” jelasnya.

Terkait penggunaan Gedung KORPRI, Nurdin menjelaskan bahwa tahap awal akan dilakukan dengan sistem pinjam pakai, sambil menunggu persetujuan DPRD Garut. Ia juga menegaskan dukungan penuh dari Bupati Garut terhadap keberadaan ULP di daerahnya.

“Pak Bupati juga mendorong kepada hal itu, termasuk insha Allah akan kita komunikasikan dengan dewan,” pungkasnya.

(Deden Kurnia)

Berita Terkait

Ketiga Kalinya Tebing Jembatan Cikeunyat Longsor Setinggi 15 Meter, Warga Desak PUPR Garut Segera Ambil Tindakan
Garut Siap Sambut Pemudik, Menhub dan Gubernur Jabar Cek Jalur Nasional
Kapolsek Pakenjeng Bergulat dengan Preman Kampung yang Ancam Bunuh Camat dan Kapolsek, Videonya Viral
Bupati Garut Warning Dinkes dan DLH Pastikan Gizi Terjaga dan Sampah SPPG Terkelola
Polres Garut Bersih-bersih Jelang Ketupat Lodaya, 1.852 Miras dan 704 Knalpot Brong Dimusnahkan
Momen Haru Jelang Idul Fitri, Kapolsek Wanaraja Hadiahkan Baju Lebaran untuk Anak Yatim Asuhan LKSA Al-Usman
Rumah Layak Huni dari Polres Garut Jadi Harapan Baru Bagi Warga Bojong Nangka
Truk Muatan Mie Instan Terguling di Tanjakan Andir Malangbong, Jalur Bandung–Tasik Lumpuh
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:38 WIB

Garut Siap Sambut Pemudik, Menhub dan Gubernur Jabar Cek Jalur Nasional

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:23 WIB

Kapolsek Pakenjeng Bergulat dengan Preman Kampung yang Ancam Bunuh Camat dan Kapolsek, Videonya Viral

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:47 WIB

Bupati Garut Warning Dinkes dan DLH Pastikan Gizi Terjaga dan Sampah SPPG Terkelola

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:55 WIB

Polres Garut Bersih-bersih Jelang Ketupat Lodaya, 1.852 Miras dan 704 Knalpot Brong Dimusnahkan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:18 WIB

Momen Haru Jelang Idul Fitri, Kapolsek Wanaraja Hadiahkan Baju Lebaran untuk Anak Yatim Asuhan LKSA Al-Usman

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!