KPK Pilih Garut untuk Edukasi Antikorupsi, Bupati: Ini Bentuk Keseriusan Kita - Kilas Garut News

KPK Pilih Garut untuk Edukasi Antikorupsi, Bupati: Ini Bentuk Keseriusan Kita

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 12 Desember 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menunjukkan keseriusan dalam pencegahan tindak pidana korupsi sejak dini dengan menggelar Sosialisasi Penguatan Integritas dan Antikorupsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, Kamis (11/12/2025).

Acara yang berlangsung di Auditorium Prof. Aam Hamdani, Kampus 4 Universitas Garut (Uniga), Kecamatan Tarogong Kidul ini dihadiri langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, serta perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen bersama untuk memperkuat pencegahan korupsi di lingkungan Pemkab Garut.

“Ini juga merupakan komitmen keseriusan kita bersama untuk melakukan pencegahan tindak pidana korupsi sejak dini di organisasi kita,” ujar Bupati Garut.

Ia menekankan pentingnya pemahaman yang benar mengenai korupsi dan menyebutnya sebagai salah satu penyakit yang harus ditangani bersama. Menurutnya, korupsi dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan pembangunan.

Perwakilan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Dandi Rustandi, yang menjabat sebagai Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Ahli Madya, mengungkapkan bahwa KPK secara khusus memilih Garut di tengah banyaknya permintaan daerah lain, terutama dalam rangkaian kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA).

Baca Juga :  Karena Jalan Licin dan Menikung Truk Terguling di Jalan Ibrahim Aji, Polsek Tarogong Kaler Sebut Tidak Ada Korban Jiwa 

“Tapi kami memilih Garut kenapa, karena ini ya mungkin bagian dari rasa-rasanya kok kita jarang ya, atau mungkin belum pernah hadir secara langsung dalam konteks edukasi, Pak,” jelas Dandi.

Dandi mengatakan, dalam kegiatan ini, KPK datang dengan empat misi utama yaitu berbagi Informasi untuk menyamakan persepsi dan pengetahuan tentang korupsi, berbagi semangat memberantas korupsi, karena KPK membutuhkan banyak teman dalam upaya pemberantasan berbagi mimpi, yakni Indonesia bebas dari korupsi, serta berbagi peran, mengajak seluruh pihak di Pemkab Garut untuk bersama-sama berperan aktif dalam memberantas korupsi.

“Di bagian akhir harapannya, setelah kita berbagi informasi, kita punya pengetahuan yang sama tentang Antikorupsi, kita punya semangat yang sama, kemudian kita juga punya mimpi yang sama di bagian akhir kita berharap kita bisa sama-sama berbagi peran dalam memberantas korupsi,” ujarnya.

Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HAKORDIA 2025, sesuai Surat Edaran Pimpinan KPK Nomor 16 Tahun 2025.

Baca Juga :  Bupati Garut Hadiri Pelantikan Kepengurusan DPC XTC Garut

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta tatap muka yang dipilih berdasarkan analisis faktor risiko, termasuk 33 PPTP, Camat, Kepala Bagian PBJ, Kepala Sekolah SD/SMP, Kepala Puskesmas, dan perwakilan APDESI. Selain itu, lebih dari 100 peserta mengikuti secara daring, mencakup seluruh Camat, Kepala SD, Kepala SMP, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Garut.

“Insya Allah bulan depan kita agendakan khusus untuk kepala desa se-Kabupaten Garut bersama dengan direktorat Diklat anti Korupsi dari KPK,” tambah Didit.

Didit juga melaporkan berbagai upaya edukasi antikorupsi yang telah dilakukan Inspektorat Garut sepanjang tahun 2025, antara lain edukasi di tingkat SMP untuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan, memproduksi film pendek edukasi penguatan integritas dan antikorupsi, menyelenggarakan Sosialisasi Risiko dan Penguatan Integritas (SARIPATI) setiap hari Senin secara daring dan ber-e-sertifikat, yang setara dengan 2 JP untuk ASN.

(dk)

Berita Terkait

Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut
Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut
HUT ke-81 TNI, Kapolres Garut Sambangi Makorem 062/TN: Sinergitas Makin Erat
Camat Cibalong Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Terus Diperkuat demi Kondusivitas Wilayah
Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto Tegaskan Soliditas TNI-Polri di HUT Korem 062/TN
Waspada Foto Bugil Buatan AI, Pemuda di Garut Jadi Korban Pemerasan Akun Tak Dikenal, Minta Transfer Uang untuk Hapus Foto
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:07 WIB

HUT ke-81 TNI, Kapolres Garut Sambangi Makorem 062/TN: Sinergitas Makin Erat

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:16 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!