KASeF Diresmikan Wabup Garut di Desa Jati - Kilas Garut News

KASeF Diresmikan Wabup Garut di Desa Jati

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 14 Desember 2022 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, meresmikan Kampung Super Ecosystem eFishery (KASeF) di Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (13/12/2022).

Dalam kegiatan ini juga, dilaksanakan penyerahan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLN bertajuk PLN Peduli, dengan memberikan bantuan kepada Kelompok Budidaya Ikan Jati Mandiri, di mana bantuan yang diberikan berupa permodalan alat seperti kincir, aerator, dan juga dinamo untuk bioflok. Selain itu, diberikan juga bantuan berupa pemasangan internet iconnect untuk alat efeeder yang berfungsi untuk mengatur pemberian pakan secara otomatis melalui aplikasi eFishery.

KASeF sendiri hadir dan dirancang untuk mendukung ekosistem mandiri bagi pembudidaya ikan, dalam membantu biaya produksi, pemilihan benih, dukungan pakan, pendampingan budidaya, dan penarikan hasil panen.

Program ini sendiri hadir berkat kolaborasi antara Aplikasi eFishery dengan PLN Jabar Smile atau Smart Electric Green Lifestyle.

Baca Juga :  Makam Keramat "Eyang Uyut" di Desa Sukaratu Kecamatan Sucinaraja Memprihatinkan, Warga Berharap Pemkab Garut Segera Bangunkan TPT

Wabup Garut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan KASeF di Desa Jati ini.

Ia berharap KASeF di Desa Jati ini mampu menjadi sentral edukasi perikanan bagi masyarakat. Apalagi, menurutnya, budidaya melalui sentuhan teknologi ini memiliki banyak kelebihan, salah satunya pemberian pakan akan sebanding dengan hasil berat ikan.

“Jadi masyarakat ini kan sebenarnya (memiliki) kolam-kolam seperti ini kan tidak besar-besar amat gitu ya, tapi ternyata bisa efektif bisa efisien, apalagi dengan sentuhan teknologi yang tadi untuk ngasih makan aja kan bisa pakai HP (handphone), dan yang menarik adalah tadi hasil dari pemberian makan secara digital ini, ini ternyata sebanding ya, satu ton pakan jadi satu ton ikan, nah ini luar biasa sangat menarik,” ujar Wabup Garut.

Ia mengungkapkan dengan adanya konsep budidaya modern ini, memelihara ikan bisa betul-betul menguntungkan. Sehingga dirinya berharap konsep KASeF ini bisa dikembangkan di beberapa tempat di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Sekda Garut : 73 Unit Rumah Relokasi Bagi Penyintas Bencana Longsor Desa Karyamekar Siap Ditempati

“Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan di beberapa tempat ya, atau mungkin saya berharap semua masyarakat yang (memelihara) ikan (atau) profesinya di ikan ini bisa menggunakan teknologi ini, supaya tadi hasilnya lebih baik lah,” ungkapnya.

Sementara itu, melansir dari siaran pers  PT. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jabar, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Garut, Nurhidayanto Nugroho, menuturkan, bahwa PLN mendukung pemanfaatan listrik untuk mengembangkan budidaya perikanan di masyarakat.

“PLN memiliki program electrifying agriculture and marine, dengan menggunakan listrik dari PLN, kami berharap pertanian dan khususnya perikanan dapat lebih meningkat. Seperti di sini, listrik digunakan untuk mengoperasikan mesin feeder di kolam-kolam ikan. Besar harapan kami bisa turut serta mendukung terwujudnya Desa Wisata Jati berbasis budidaya ikan dan sentra kuliner ikan,” terang Nugroho.(Deden Kurnia).

Berita Terkait

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan
Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas
Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum
Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:44 WIB

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:09 WIB

Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!