KILASGARUTNEWS.id|Tokoh Budaya sekaligus Ketua HPSI Gajah Putih Mega Paksi Pusaka Satria Cahaya Suci, H Alan Partimbang menyatakan, satu aspek yang menjadi isu penting yang perlu diukur dalam pembangunan nasional saat ini adalah kebahagiaan.
Pria yang akrab disapa Kang H. Alan ini mengatakan bahwa kebahagiaan adalah tujuan utama pembangunan Indonesia. Jalan cepat mewujudkannya adalah melalui seni dan budaya.
“Tujuan utama pembangunan itu ya mewujudkan kebahagiaan. Bangun jalan, bangun infrastruktur itu kan tujuannya untuk kebahagiaan. Dan jalan cepat kebahagiaan itu melalui seni dan budaya,” katanya saat silaturahim dengan Dewan Sesepuh Gajah Putih Mega Paksi Pusaka, Minggu (23/7).
Menurut Kang H Alan, seni dan budaya sangat penting dan punya posisi yang strategis dalam pembangunan nasional. Ia pun menegaskan jika seni dan budaya seudah seharusnya menjadi Panglima Pembangunan.
“Seharusnya seni dan budaya menjadi Panglima (pembangunan nasional). Supaya apa? Supaya para pelaku seni dan budaya mendapatkan kesejahteraan, perhatian dan jaminan kesehatan, jaminan masa depan, sehingga ide-ide dan inovasi dan kreativitas seniman ini terus tumbuh dan berproduksi untuk membahagiakan masyarakat,” ujar Ketua GPMPP Satria Cahaya Suci.
Kang H Alan optimistis setiap upaya menjaga dan melestarikan seni dan budaya minimal akan membentuk dua hal. Pertama, rasa seni dan keindahan yang hasilnya dalah kebahagiaan dan ketentraman.
“Dengan hiburan seni dan budaya maka tujuan dari pembangunan kita akan terwujud. Apa itu? Kebahagiaan,” ungkapnya.
Kedua, seni dan budaya dapat membangitkan ekonomi. Kang H Alan berujar, setiap pagelaran seni dan budaya di Indonesia, dapat dipastikan akan turut serta membangkitkan perekonomian warga sekitar.
“Kita ingin budaya dan seni menghasilkan dampak ekonomi, ada UMKM yang tumbuh, ada kegiatan jual beli masyarakat yang terus berkembang di forum-forum yang ramai seperti ini. Karena itu Indonesia akan maju kalau meletakkan seni dan budaya sebagai panglima terdepan bagi kemajuan bangsa kita,” ujarnya.
Kang H Alan pun pasang badan untuk memastikan kelestarian dan membela seni budaya tradisional khususnya Pencak Silat yang saat ini menjadi Budaya Tradisional yang Mendunia.
Kang H Alan diketahui sudah sejak lama membela dan memperjuangkan seni dan budaya tradisional. Ia meyakini seni dan budaya adalah jalan terbaik menumbuhkan kebahagiaan di tengah masyarakat, sehingga kemajuan dan kesejahteraan mereka dapat terwujud.
“Dengan ini saya nyatakan bismillah saya sanggup untuk menjaga, membela dan mengembangkan seni tradisional terus-menerus, termasuk Pencak Silat ini. Komitmen saya sejak dulu tetap sama, yaitu menjaga dan membela seni dan budaya Khususnya Pencak Silat,” tegasnya.
(Deden Kurnia*).
KILASGARIUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melepas kontingen atlet Persatuan Sepakbola Indonesia Garut (Persigar)…
KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Hewan dan Pasar Andir di…
KILASGARUTNEWS.id|Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut kembali membuktikan fleksibilitas serta komitmennya dalam mempercepat…
KILASGARUTNEWS.id|Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video sosok “pocong jadi-jadian” yang diduga sengaja digunakan untuk…
KILASGARUTNEWS.id|Aksi pencurian perhiasan emas kembali meresahkan warga Kabupaten Garut. Kali ini, peristiwa dugaan pencurian dengan…
KILASGARUTNEWS.id|Sebuah rumah milik warga di Kampung Mekarlaksana RT 05 RW 05, Desa Sukalaksana, Kecamatan Talegong,…