Jelang Lebaran, Pemkab Garut Perkuat Keamanan dengan Satgas Anti-Premanisme - Kilas Garut News

Jelang Lebaran, Pemkab Garut Perkuat Keamanan dengan Satgas Anti-Premanisme

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 27 Maret 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Kamis (27/3/2025).

i

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Kamis (27/3/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Kamis (27/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat upaya menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Garut, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur mengapresiasi langkah-langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menciptakan kondisi yang kondusif di berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme ini penting untuk menjaga wibawa negara serta melindungi masyarakat dari berbagai bentuk aksi premanisme, seperti geng motor, organisasi masyarakat yang tidak jelas, hingga praktik percaloan tenaga kerja.

Satgas ini memiliki tiga tujuan utama, yakni menjaga ketertiban dan ketentraman umum, mencegah aksi premanisme melalui koordinasi dan sosialisasi yang sistematis, serta menegakkan hukum dengan tegas dan adil.

Menurutnya, keberadaan satgas ini juga akan berdampak positif terhadap sektor ekonomi, terutama karena momen libur Lebaran akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Garut. Dengan adanya satgas, diharapkan wisatawan merasa aman, sehingga citra positif daerah dapat terangkat dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Bupati Garut Tancap Gas Susun RKPD 2027, Pemerataan Layanan Jadi Harga Mati

“Bagi sebagian masyarakat Kabupaten Garut kebijakan ini diharapkan dapat melindungi para pengunjung dari berbagai kerawanan sosial selama liburan di Kabupaten Garut,” katanya.

Lebih lanjut, Syakur menekankan bahwa Satgas Pemberantasan Premanisme harus memberikan efek berkelanjutan (multiplier effect), terutama dalam mendukung investasi yang aman _(secure investment) _ di Garut.

“Karena diharapkan akan membuka berbagai lapangan kerja, berbagai sektor-sektor pekerjaan yang lainnya seperti UMKM, Kuliner, jasa lainnya yang dapat berkembang serta dapat memutar roda perekonomian masyarakat Kabupaten Garut,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjalankan fungsi pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi, sehingga upaya pemberantasan premanisme dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. “

“Perlu ada sinkronisasi rencana aksi yang dilaksanakan oleh satuan tugas yang tergabung dalam satuan tugas pemberantasan premanisme yang dilakukan dengan upaya yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan,” tandasnya.

Usai apel kesiapsiagaan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kesiapsiagaan Satgas Pemberantasan Premanisme di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Polres Garut Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-78

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, H. Nurrodhin, menjelaskan bahwa pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme ini merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Jawa Barat terkait pemberantasan premanisme, yang mengamanatkan pembentukan satgas di tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

“Struktur satgas ini terdiri dari unsur Forkopimda sebagai pembina, Wakil Bupati, Sekda, dan Wakapolres sebagai pengarah. Kemudian, Kabag Ops Polres bertindak sebagai ketua, didampingi Wakil Ketua Aspemkesra dan Sekretaris serta Wakil Sekretaris. Satgas ini juga memiliki beberapa bidang, yaitu pencegahan, intelijen, penegakan hukum, dan rehabilitasi, yang melibatkan unsur pemerintah daerah, Polres, TNI, Kejaksaan, dan pihak terkait lainnya,” jelas Nurrodhin.

Ia menegaskan bahwa kerja sama lintas instansi sangat diperlukan agar upaya pemberantasan premanisme dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Usai apel kesiapsiagaan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kesiapsiagaan Satgas Pemberantasan Premanisme di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut.

(Deden Kurnia)

Sumber:Diskominfo Garut

Berita Terkait

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!