Inspektorat Garut Geram Terkait Penipuan Adanya Permintaan THR Dari Pejabat Pemda - Kilas Garut News

Inspektorat Garut Geram Terkait Penipuan Adanya Permintaan THR Dari Pejabat Pemda

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 15 April 2023 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Belakangan ini kasus penipuan yang mencatut nama-nama pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut cukup marak terjadi, seperti mengatasnamakan Bupati Garut, Rudy Gunawan, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Sekretaris Daerah, Nurdin Yana, hingga Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Toni Tisna Somantri, tak luput dicatut oleh pihak tak bertanggung jawab dalam modus penipuan melalui pesan singkat Whatsapp.

Apalagi, di momen mendekati idul fitri ini, ada segelintir orang tak bertanggungjawab yang mencatut nama-nama pejabat tadi, dengan dalih permintaan Tunjangan Hari Raya (THR), dimana hal tersebut tentunya mencoreng nama baik pejabat yang dicatut namanya oleh pihak yang tak bertanggung jawab tadi.

Baca Juga :  Respon Cepat Polisi Pasirwangi, Kendaraan Mogok di Tanjakan Bedeng Berhasil Dievakuasi

Oleh karena itu, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Garut, Dadang Herawan Sugiharto, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya, jika ada pesan singkat Whatsapp yang mengatasnamakan pejabat Pemda Garut dan meminta sejumlah bantuan melalui pesan singkat tadi. Terlebih, imbuhnya, pihaknya menemukan sebuah kasus dengan modus penipu tersebut meminta THR kepada beberapa pihak seperti kepala desa dan lembaga-lembaga lainnya.

“Nah ini untuk tidak dipercaya karena beberapa kasus yang kami jajaki dan yang kami teliti ternyata itu penipuan-penipuan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Baca Juga :  H+3 Lebaran, Polres Garut Lakukan 8 Kali One Way di 5 Titik Rawan Macet

Menghadapi fenomena maraknya penipuan ini, lanjut Dadang, masyarakat diharapkan selalu check and recheck kebenaran dari informasi yang diterima, khususnya pesan dari orang asing yang berkaitan dengan permintaan uang, barang, atau informasi-informasi maupun data-data yang berharga.

Ia mengungkapkan jika ada masyarakat yang mendapatkan pesan diduga berisi penipuan tadi, bisa langsung melaporkan hal tersebut kepada aparat penegak hukum yang ada di Kabupaten Garut.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Ratusan KPM di Tenjonagara Nikmati Bantuan BPNT & PKH, Kades Pastikan Tepat Sasaran
Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong
Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial
Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan
Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya
Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur
Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan
Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Berita ini 296 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:18 WIB

Ratusan KPM di Tenjonagara Nikmati Bantuan BPNT & PKH, Kades Pastikan Tepat Sasaran

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong

Selasa, 21 April 2026 - 09:28 WIB

Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial

Senin, 20 April 2026 - 22:14 WIB

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

Senin, 20 April 2026 - 19:56 WIB

Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!